Kapan Vaksin Virus Corona Covid-19 Siap Digunakan?

Reporter : Ulyaeni Maulida
Kamis, 26 Maret 2020 12:13
Kapan Vaksin Virus Corona Covid-19 Siap Digunakan?
Vaksin virus corona sedang dalam tahap uji coba.

Dream – Sejak virus Corona atau Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO (World Health Organization), telah banyak upaya yang dilakukan negara-negara di berbagai dunia untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Namun, dalam upaya yang paling bagus sekalipun, hal tersebut hanya dapat memperlambat jumlah penyebarannya.

Dalam usaha untuk menghentikan penyebaran virus corona, telah dilakukan berbagai uji coba untuk menemukan vaksin yang dapat menghentikan virus itu.

Dilansir dalam theguardian.com, bahwa sekitar 35 perusahaan dan lembaga akademik yang berlomba membuat vaksin corona Covid-19 itu. Empat diantaranya sudah menjadi kandidat kuat dalam pengujian vaksin anti corona.

1 dari 4 halaman

Bagaimana Langkah Awal Pembuatan Vaksin Corona Vovid-19?

 Awal Pembuatan Vaksin Covid-19© Pexels.com

Upaya pembuatan vaksin corona covid-19 ini didapatkan dari informasi yang diberikan oleh China. Seperti yang diketahui bahwa, China menjadi awal mula titik penyebaran virus Corona.

Data yang diberikan China menunjukkan bahwa virus corona  atau Covid-19 , memiliki kesamaan genetik dengan virus Sars. Sehingga virus Covid-19 juga disebut sebagai Sars-CoV-2.

Informasi itu diberikan oleh China sejak awal Januari. Sehingga para peneliti dari seluruh dunia dapat mempelajari bagaimana virus corona dapat menyerang sel-sel tubuh manusia.

Namun belum ada yang dapat memprediksi, apakah virus corona menjadi penyakit menular yang akan terus mengancam dunia. Flu umumnya memiliki resiko terbesar yang dapat menyebabkan pandemi.   

" Kecepatan yang dimiliki sekarang dalam membuat vaksin, sangat bergantung pada investasi dalam memahami bagaimana mengembangkan vaksin untuk virus corona,” kata ahli vaksinologi, Richard Hatchett, yang juga CEO nirlaba yang berbasis di Oslo.

Hatcheet merupakan petinggi CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations) yaitu upaya untuk membiayai dan mengkoordinasikan pengembangan vaksin corona Covid-19.

2 dari 4 halaman

Bagaimana Vaksin Virus Corona Covid-19 Ditemukan?

 Vaksin Virus Corona Covid-19© Pexels.com

Virus corona telah menyebabkan dua epidemi baru lainnya, yaitu sindrom pernapasan akut (Sars) di China pada tahun 2002 dan sindrom pernapasan akut di Timur Tengah (Mers) yang dimulai di Arab Saudi pada tahun 2012.

Dalam kedua kasus tersebut, vaksin digunakan karena persamaan genetik pada virus corona yang sama dengan Sars. 

Sebuah perusahaan bernama Novavax yang berbasis di Maryland, kini telah menggunakan kembali vaksin-vaksin pada kedua kasus itu, untuk mencegah virus corona covid-19 atau Sars-CoV-2. Dan mengatakan, mereka telah memiki kandidat untuk pengujian pada musim semi ini.

Virus corona covid-19 ini terbagi antara 80% -90% dari genetik yang sama dari virus Sars. Itulah mengapa virus covid-19 juga disebut Sars-CoV-2.

Kedua virus iyu terdiri dari strip asam ribonukleat atau RNA. Jenis reseptor yang terdapat pada kedua jenis virus itu yang memungkinkan virus untuk masuk kedalam sel manusia.

Begitu virus itu masuk, ia akan membajak mesin resproduksi sel untuk menghasilkan lebih banyak salinan untuk dirinya.

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Kerja Vaksin Virus Corona Covid-19?

 Cara kerja vaksin© Pexels.com

Semua vaksin bekerja dengan prinsip yang sama. Vaksin itu menyiapkan sebagaian atau semua bagian patogen ke sistem kekebalan tubuh manusia.

Biasanya dalam bentuk injeksi dan dengan dosis yang rendah untuk mendorong sistem menghasilkan antibodi terhadap patogen itu.

Antibodi sendiri berarti sejenis sistem kekebalan yang jika dimunculkan sekali akan dapat dimobilisasi oleh tubuh jika orang tersebut terpapar virus dalam bentuk alami.   

Beberapa proyek vaksin covid-19 menggunakan pendekatan yang telah diuji coba. Namun beberapa proyek lainnya menggunakan teknologi yang lebih baru.

Seperti Novavax misalnya, yang membangun vaksin rekombinan. Hal ini melibatkan ekstraksi dari kode genetik untuk protein pada permukaan Sars-CoV-2.

Dimana protein ini merupakan bagian virus yang paling mungkin memicu reaksi kekebalan pada tubuh manusia. Kemudian menempelkannya ke dalam genoim bakteri dan memaksa miroorganisme ini menghasilkan protein dalam jumlah besar. 

Pendekatan lain yang lebih baru bahkan menggunakan cara dengan memotong protein dan mambuat vaksin dari genetik itu sendiri. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Moderna dan perusahaan Boston lainnya, yaitu dengan membangun vaksin covid-19 dari RNA.

4 dari 4 halaman

Bagaimana Vaksin Virus Corona Covid-19 Diujicoba?

 Uji Coba Vaksin© Pexels.com

Uji klinis yang dilakukan sangat pentin untuk mendapat persetujaun terlebih dahulu. Uji coba dilakukan dalam tiga tahap. Yang pertama, melibatkan beberapa sukarelawan yang sehat untuk menguji vaksin dan melihat efek sampingnya. 

Kedua adalah dengan melibatkan ratusan orang biasanya pada tempat yang terjangkit virus covid-19. Hal ini dilakukan untuk melihat seberapa efektif vaksin tersebut terhadap orang-orang yang terjangkit virus covid-19.  

Ketiga adalah melibatkan lebih banyak orang bahkan ribuan orang. Dan ini adalah tahap tertinggi dalam pengujian vaksin tersebut. 

Namun, tidak semua pengujian dapat berjalan lancar. Ada beberapa faktor seperti, kandidat yang tidak aman, atau bahkan pengujian tersebut tidak efektif. Itulah sebabnya  uji klinis tidak gampang dilalui.

Prosesnya dapat dipercepat jika regulator telah menyetujui produk serupa sebelumnya. Seperti vaksin flu tahunan misalnya, adalah produk sebelumnya yang sudah teruji klinis. Walaupun setiap tahuan selalu ada perbaharuan untuk vaksin flu tersebut.

Sebaliknya virus Covid-19 atau Sars-CoV-2 adalah patogen baru pada manusia. Dan banyak teknologi yang digunakan untuk membuat vaksin ini belum teruji.

Belum ada vaksin yang dibuat dari bahan genetik seperti DNA dan RNA yang disetujui hingga saat ini. Dan untuk pengujian vaksin virus Covid-19 harus diperlakukan sebagai vaksin baru.

Seperti yang diungkapkan oleh Gellin,” Meskipun ada dorongan untuk melakukan hal-hal  tersebut secepat mungkin, namun sangat penting untuk tidak mengambil jalan pintas.” 

(Sumber: theguardian.com)

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna