Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapok Jadi Driver Ojol Usai Tersesat Di Apartemen Tak Berpenghuni. (Foto: MStar / Freepik)
Dream - Ziman Alias masih tak bisa melupakan kejadian mistis yang dia alami pada dua tahun lalu yang hingga sekarang masih tetap jadi misteri.
Pemuda 25 tahun yang bekerja sebagai driver ojek online (ojol) itu diganggu makhluk halus saat mengantarkan makanan ke sebuah apartemen tua di Kuala Lumpur, Malaysia.
Ziman mengatakan, sejak kejadian yang menyeramkan itu, dia tambah rajin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal yang sangat jarang dilakukan sebelumnya.
Kisah Ziman berawal setelah dia menamatkan kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di KL. Sambil menunggu peluang kerja yang sesuai jurusan kuliahnya, pemuda kelahiran Gombak itu memutuskan jadi driver ojol khusus pengantar makanan.
" Saya lulus tiga tahun lalu. Sementara belum dapat pekerjaan yang cocok, saya jadi driver ojol yang mengantarkan makanan di sekitar Kuala Lumpur," jelasnya.
Ziman ingat betul saat itu ayahnya memberinya hadiah berupa motor karena lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan.
" Jadi saya coba jadi driver ojol pengantar makanan. Memang menyenangkan dapat membantu orang lain, saya bahkan bisa berkenalan dengan banyak orang.
" Lagipula bekerja seperti ini tidak susah. Dapat order langsung tinggal antar ke lokasi yang diminta," katanya.
Menurut Ziman, selain menjadi pengantar makanan, dia juga menerima upah untuk menjadi personal shopper.
Katanya, jadi personal shopper sangat menyenangkan karena bisa mendapat penghasilan yang lebih tinggi dari pengantar makanan.
Satu hari, Ziman mendapat telepon dari seorang wanita yang meminta untuk membeli sembako seperti telur ayam kampung, ayam potong dan beberapa kebutuhan dapur lainnya.
" Saat itu dia bilang akan memberi upah 100 ringgit (Rp333 ribu) dan meminta saya mengantarkannya ke sebuah apartemen di sekitar Gombak.
" Dengan gembira saya pergi belanja dan segera mengantarkan barang belanjaan tersebut ke lokasi yang diminta. Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 7.30 malam," kata Ziman.
Ketika sampai di apartemen yang dimaksud dalam alamat yang diberikan, Ziman melihat kondisinya sunyi sepi. Namun Ziman berpikiran positif saja saat itu.
" Bangunan apartemen itu seperti tidak ada penghuninya. Tapi saya berpikiran positif, mungkin semua orang sedang di dalam rumah masing-masing," ungkap Ziman.
Karena lift di apartemen itu rusak, dengan terpaksa Ziman menggunakan tangga untuk menuju tingkat empat.
" Begitu sampai lantai empat, saya coba cari rumah unit nomor 44, namun tak ketemu. Saya sampai lelah karena berkeliling mencarinya.
" Akhirnya saya beranikan ketuk sebuah rumah dan menanyakan alamat itu. Anehnya, penghuni rumah itu diam saja tanpa berkata apa pun," jelasnya.
Menurut Ziman, setelah hampir sepuluh menit di situ, dia merasakan badannya sangat dingin.
" Bulu roma saya meremang dari ujung rambut ke ujung kaki. Tangan gemetar dan berkeringat.
" Ketika itu di ujung koridor saya nampak bayangan hitam sedang memandangi saya.
" Saya coba menjerit tapi tak keluar suara. Saya baca ayat-ayat Al-Quran, namun saya hanya tahu baca Al-Fatihah saja," jelas Ziman.
Setelah menjerit beberapa lama, Ziman merasakan badannya seperti melayang dan terus tidak sadarkan diri.
Setelah kejadian itu, Ziman tersadar dari pingsannya. Jam menunjukkan sekitar pukul 10 malam. Dia sadar dari pingsan karena dengar telepon genggamnya berdering.
" Ternyata itu panggilan dari ayah saya. Saya langsung angkat dan memberitahu lokasi apartemen itu," kata Ziman.
Ziman mengatakan ayahnya datang bersama salah satu kakak Ziman. Mereka segera membawa Ziman ke rumah sakit. Lebih kurang seminggu Ziman mengalami demam.
" Setelah itu barulah saya tahu jika apartemen itu sudah lama tidak berpenghuni. Yang jadi pertanyaan, siapa wanita yang menghubungi saya untuk membeli sembako?.
" Saya coba mencari informasi tentang nomor telepon wanita misterius itu. Tapi nomor tersebut tidak ada dalam daftar buku telepon," katanya.
Sejak kejadian mistis itu, Ziman memutuskan untuk berhenti menjadi driver ojol. Sekarang Ziman bekerja sebagai asisten chef di sebuah restoran.
" Selain itu, sekarang saya mulai rajin membaca Al-Quran karena sebelum ini saya hanya hafal Al-Fatihah saja," pungkas Ziman.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya