Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Karena Polusi, Seniman Ini Buat Air Purifier Terbesar Sedunia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 3 Juli 2016 09:35
Karena Polusi, Seniman Ini Buat Air Purifier Terbesar Sedunia
Dengan alat ini, pria tersebut bisa membuat perhiasan dari polusi udara.

Dream - Seorang seniman, Daan Roosegaarde, membuat alat penjernih udara terbesar di dunia. Dia terinspirasi oleh polusi udara yang ada di Tiongkok.

Dilansir dari CNN Money, Minggu 3 Juli 2016, inspirasi itu datang saat dia berkunjung ke Beijing, Tiongkok pada tahun 2014. Dari kamar hotel yang ada di lantai 32, Roseegaarde melihat polusi udara menyelimuti Beijing.

" Semuanya hilang, Seluruh kota tertutup kabut polusi," kata dia.

Dua tahun ke depan, dia membuat purwarupa (prototype) alat penjernih udara yang diberi nama " Smog Free Tower" . Roosegaarde membuat alat itu di perusahaannya, Studio Roosegaarde di Rotterdam, Belanda. " Menara" setinggi 7 meter ini menggunakan teknologi ion untuk menangkap partikel-partikel berukuran 2,5 PM-10 PM dan menghasilkan 75 persen udara bersih. Alat ini juga bisa membersihkan 30 ribu kubik udara per jam. Konsumsi listriknya hanya 1.400 watt.

" Kelinci kecil ada di sekitar menara itu. Saya tidak tahu mengapa. Mungkin karena mereka bisa merasakan perubahan (terhadap udara sekitar)," kata dia.

Satu hal yang mengagumkan dari alat yang dirancang pria berusia 36 tahun ini. Roosegaarde dan timnya bisa membuat perhiasan dari debu yang disaring oleh alat ini. Mereka membuat berlian hitam secara alami dari partikel karbon yang dikompresi. Partikel polusi yang dikumpulkan ini, dipress selama 30 menit dan dibungkus dengan kotak kecil, Nah, " berlian" ini dijadikan mata cincin dan kancing kemeja.

" Cincin kami pernah dibeli untuk cincin pernikahan," kata dia.

Roosegaarde mengatakan 1.000 cincin dan mata kancing pertamanya telah dikirimkan kepada konsumen. Permintaan pun terus bertambah. Masalanya hanya satu: mereka kehabisan asap polusi.

" Tapi, kami yakin bisa mendapatkan lebih banyak polusi di Beijing," kata dia.

Ya, di Beijing. Roosegaarde memang akan membawa alat ini dalam turnya ke Tiongkok. Rencananya, dia dan " Smog Free Tower" akan tiba di Negeri Tirai Bambu itu pada September ini, Tur ini merupakan kolaborasi antara Studio Roosegaarde dengan Kementerian Lingkungan Hidup Tiongkok. Kota pertama yang jadi sasarannya adalah Beijing.

Setelah Tiongkok, Roosegaarde akan memperkenalkan menara kecil ini ke negara lain, yaitu Meksiko dan India.

Beri Komentar