Winalia (Kresna/Merdeka.com)
Dream - Jagat dunia maya dihebohkan dengan sebuah iklan penjualan rumah di Yogyakarta, di mana pembeli bisa menikah dengan pemiliknya.
Iklan yang terpasang di situs jual beli rumah, rumahdijual.com, tertulis informasi; " Beli rumah bisa ajak pemiliknya menikah" dengan alamat di Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
Rumah ini disebutkan dalam detail penjualan memiliki luas tanah 523 meter persegi dengan dua kamar tidur dan halaman belakang yang luas. Namun, tidak disebutkan detail ciri-ciri pemilik yang bisa dinikahi oleh pembeli.
Pemilik rumah Winalia (40) membenarkan hal tersebut. Namun, dia terkejut karena iklan yang diunggah oleh kenalannya, Dian, membuat heboh.
" Saya kaget karena aku itu nggak tahu kalau iklannya dipasang di internet, aku pikir mas Dian hanya lewat BB saja jualannya. Jam sepuluh tadi saya baru tahu, mas Dian tadi telepon," kata Winalia kepada Merdeka.com dikutip Dream.co.id, Senin 9 Maret 2015.
Ia menceritakan awalnya berkenalan dengan Dian yang menjadi perantara melalui Facebook. Saat itu Lia, begitu panggilan akrab Winalia, meminta bantuan Dian yang merupakan pebisnis properti untuk menjualkan rumahnya.
Winalia mengatakan tidak marah dengan iklan tersebut, hanya saja dia merasa sedikit malu. Ia mengaku memang tengah mencari pasangan hidup.
" Niatnya benar-benar cari pasangan hidup juga, aku janda, punya anak dua, aku juga curhat ke mas Dian, kalau ada yang sekalian mau jadi suamiku, tapi yang benar-benar bertanggung jawab," ujarnya.
(Ism, Sumber: Merdeka)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya