Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Seorang Pemuda Menangis Di Luar Masjid Karena Tak Dibolehkan Ikut Sholat Jumat (Foto: Iamlejen.com)
Dream – Selama tiga bulan lamanya, umat Islam di Selangor, Malaysia, tak bisa melaksanakan sholat berjemaah di masjid. Seperti negara-negara lain, Malaysia juga membatasi pergerakan warga untuk menekan penularan Covid-19.
Namun, setelah tiga bulan melakukan pembatasan, pemerintah negeri jiran akhirnya kembali mengizinkan warga Muslim sholat berjemaah di masjid, salah satunya di masjid Sultan Haji Ahmad Shah, yang terletak di Kampus Universitas Islam Internasional Malaysia (UIAM).
Meski diperbolehkan, tentu saja demi mencegah penyebaran virus yang berulang, maka izin sholat berjemaah di masjid harus sesuai dengan protokol kesehatan.
Di sebuah masjid Agung di Selangor, hanya 500 jamaah saja yang diperbolehkan masuk dan mengikuti sholat Jumat. Sehingga, sisanya mau tidak mau tidak bisa mengikuti sholat Jumat di masjid tersebut.

Pembatasan jumlah jamaah yang diperbolehkan masuk masjid, tentu banyak orang yang tidak bisa ikut sholat berjamaah di sana.
Menurut laman I Am Lejen, pada hari Jumat kemarin, 3 Juli 2020, jamaah mulai memadati masjid untuk sholat Jumat.
Akan tetapi, karena pembatasan jumlah jamaah, seorang pemuda ditemukan menangis sedu-sedan di luar masjid. Pemuda itu tidak dapat menahan air matanya karena tidak bisa masuk ke dalam masjid untuk mengikuti sholat Jumat berjamaah.
Pemuda itu hanya bisa berdoa sendiri dan menangis di luar masjid karena masjid sudah penuh oleh para jamaah.

Sejak Jumat 3 Juli 2020 kemarin, masjid Sultan Haji Ahmad Shah yang terletak di Kampus Universitas Islam Internasional Malaysia (UIAM) sudah mulai dibuka untuk sholat Jumat dan sholat lima waktu.
Akan tetapi karena jumlah jamaah yang hadir melebihi batas aturan, maka banyak orang yang tidak bisa masuk ke dalam masjid untuk sholat berjamaah.
Oh iya, sejak kemarin juga, semua masjid dan tempat untuk sholat di Selangor, Malaysia sudah dibuka kembali untuk pelaksanaan sholat berjamaah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam