Kemenag Bantah Tutup Unit Percetakan Alquran

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 16 Agustus 2016 20:02
Kemenag Bantah Tutup Unit Percetakan Alquran
Sebagai bukti, UPQ pada September ini sudah menerima order menceta 35 ribu mushaf Alquran.

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) membantah kabar yang menyebutkan pemerintah menutup Unit Percetakan Alquran (UPQ).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag Syafrizal menjelaskan, proses pencetakan Alquran oleh UPQ saat ini masih berjalan meski diakui saat ini lembaga tersebut memang sedang melalui proses perpindahan manajemen.

Untuk diketahui, Lembaga Percetakan Quran (LPQ) yang didirikan pada 2007 berubah menjadi UPQ pada 2013. Lembaga ini muncul karena adanya regulasi baru dari pemerintah.

" Perpindahan manajemen dari LPQ ke UPQ itu memerlukan waktu," kata Syafrizal kepada Dream, Selasa, 16 Agustus 2016.

Meski masih ada proses pembenahan manajemen, Syafrizal memastikan UPQ masih menerima orderan dari lembaga dan pemerintah kabupaten atau kota.

" Mulai September ini (UPQ) akan mencetak 35ribu mushaf alquran. Nah, sudah dioperasionalkan dan sedang pengadaan kertasnya, pengadaan tintanya, pengadaan covernya," ucap dia.

Dia memandang kritik yang dilontarkan mantan Menteri Agama Maftuh Basyumi mengenai penutupan UPQ sebagai pelecut agar UPQ dapat segera berbenah.

" Pak Maftuh itu mengingatkan lama bener masa transisinya," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Maftuh menyebut lembaga percetakan Alquran itu dikelola sebagai badan layanan umum yang digerakan dengan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu mulai berhenti beroperasi sejak 2015.(Sah)

Beri Komentar