Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Alquran
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) membantah kabar yang menyebutkan pemerintah menutup Unit Percetakan Alquran (UPQ).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag Syafrizal menjelaskan, proses pencetakan Alquran oleh UPQ saat ini masih berjalan meski diakui saat ini lembaga tersebut memang sedang melalui proses perpindahan manajemen.
Untuk diketahui, Lembaga Percetakan Quran (LPQ) yang didirikan pada 2007 berubah menjadi UPQ pada 2013. Lembaga ini muncul karena adanya regulasi baru dari pemerintah.
" Perpindahan manajemen dari LPQ ke UPQ itu memerlukan waktu," kata Syafrizal kepada Dream, Selasa, 16 Agustus 2016.
Meski masih ada proses pembenahan manajemen, Syafrizal memastikan UPQ masih menerima orderan dari lembaga dan pemerintah kabupaten atau kota.
" Mulai September ini (UPQ) akan mencetak 35ribu mushaf alquran. Nah, sudah dioperasionalkan dan sedang pengadaan kertasnya, pengadaan tintanya, pengadaan covernya," ucap dia.
Dia memandang kritik yang dilontarkan mantan Menteri Agama Maftuh Basyumi mengenai penutupan UPQ sebagai pelecut agar UPQ dapat segera berbenah.
" Pak Maftuh itu mengingatkan lama bener masa transisinya," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Maftuh menyebut lembaga percetakan Alquran itu dikelola sebagai badan layanan umum yang digerakan dengan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu mulai berhenti beroperasi sejak 2015.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya