Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto: Instagram @nadeowinataa
Dream - Menjadi salah satu pahlawan kemenangan Timnas Indonesia pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020, nama Nadeo Argawinata menjadi ramai diperbincangkan oleh publik.
Pasalnya, kiper Timnas Indonesia ini berhasil menepis tendangan penalti pemain Singapura, Faris Ramli. Jika penalti Faris Ramli menjadi gol, maka skor akan berubah menjadi 3-2 untuk Singapura. Walau unggul jumlah pemain pada laga Sabtu, 25 Desember 2021 malam di National Stadium, Indonesia bakal sulit mengejar gol lagi.

Atas performanya, Nadeo mendapat pujian dari seluruh masyarakat Indonesia. Bagi Sahabat Dream yang ingin kenal lebih dekat dengan sosok Nadeo, berikut Dream telah merangkum kisah sepak terjang Nadeo di dunia sepakbola.
Dikutip dari Bola.net, kiper Timnas Indonesia dan Bali United itu menceritakan bagaimana ia memutuskan untuk menjadi penjaga gawang dan juga pengalaman masa sulit yang membuatnya vakum dari sepak bola.
Masih berusia 23 tahun, bakal ada banyak hal yang masih bisa diraih Nadeo Argawinata. Terutama saat ini dirinya menjadi satu di antara penjaga gawang Bali United.
Terlepas dari hal tersebut, Nadeo punya cerita mengenai perjalanan kariernya. Terutama saat masih dalam tahap belajar bermain bola di usia dini. Ia mengaku sudah menyukai dan belajar sepak bola saat masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 4.

" Pertama kali suka sepak bola sejak kelas 4 SD di kampung halaman di Kediri, ikut SSB. Setelah itu lanjut ke SSB lain termasuk Macan Putih di Kota Kediri," ujar Nadeo Argawinata dalam channel YouTube Yussa Nugraha.
" Saat itu tidak ada yang mau jadi kiper, semua maunya mencetak gol. Lantas pelatih di SSB melihat postur saya mungkin memenuhi syarat untuk jadi kiper sampai sekarang," kata Nadeo.
Dirinya juga berkisah sempat vakum dari sepak bola. Yaitu saat kompetisi Liga Indonesia mendapat sanksi dari FIFA berubah pembekuan di 2015. Nadeo pun ketika itu berhenti jadi pemain untuk fokus pada kuliahnya.
Pada 2019, Nadeo mendapat panggilan yang mengubah kariernya. Nabil Husein, presiden Borneo FC, menelpon Nadeo dan memintanya bergabung. " Saat itu Wahyudi Hamisi yang kasih tahu. Saya coba dan diterima," terang kiper yang kini berusia 24 tahun.
Kemampuannya terasah bersama Borneo FC, kemudian mendapat jam terbang di Timnas untuk ajang sebesar SEA Games. Membuat Bali United langsung kepincut pada sosoknya.

Alhasil Nadeo Argawinata pun bergabung dengan Serdadu Tridatu pada akhir Desember 2019 lalu. Ia punya mimpi bersama juara bertahan Liga 1 tersebut, terutama mendapat menit bermain sebanyak mungkin.
" Target saya dalam waktu dekat setidaknya bisa bersaing di tim utama Bali United. Lebih banyak menit bermain, kemudian bisa membawa tim juara dan punya prestasi bersama Timnas Indonesia," tegasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam