Dokter Stefanus Taofik (Twitter/@blogdokter)
Dream - Kabar duka tengah menyelimuti media sosial Indonesia. Seorang dokter muda spesialis anestesi, Stefanus Taofik, meninggal dunia.
Dokter Stefanus meninggal usai bekerja 4 hari non-stop menangani pasien di tiga rumah sakit. Menurut kabar beredar, dokter muda ini meninggal saat piket di Rumah Sakit Bintaro.
Kabar tersebut diketahui dari akun Twitter @blogdokter. Akun tersebut memajang seorang dokter muda tengah berdiri dan tersenyum
" Seorang dokter spesialis anestesi hrs meregang nyawa karena jaga 4 hari berturut2 di 3 RS utk memberi kesempatan seniornya berlebaran. #RIP," tulis pengelola akun @blogdokter, diakses Dream pada Rabu, 28 Juni 2017.
Seorang dokter spesialis anestesi hrs meregang nyawa karena jaga 4 hari berturut2 di 3 RS utk memberi kesempatan seniornya berlebaran. #RIP pic.twitter.com/xachB4jJ4U
— BlogDokter (@blogdokter)27 Juni 2017
Kabar ini diunggah pada Selasa malam, 27 Juni 2017, sekitar pukul 22.38 WIB. Unggahan tersebut diretweet sebanyak 2.347 kali, disukai 579 pengguna, dan mendapat 187 komentar.
" Turut berduka cita, apresiasi yang tinggi untuk doktor-doktor di Indonesia. They saved so many lives, including mine. #RIP," tulis pemilik akun @anantama_v.
" Turut berduka, dokter sekaligus pahlawan! Selamat jalan dok, semoga tenang di sisiNya. Amiinn," tulis pemilik akun @nindyayur.
" Turut berduka cita..dan semoga dedikasi dokter tetap dikenang selama apapun..#RIPANDRESPECT," tulis pemilik akun @kycki.