Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bekerja Di Rumah (Foto: Shutterstock)
Dream - Bekerja dan belajar di rumah saat ini jadi pilihan yang harus diambil demi mengurangi penularan Covid-19. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda pandemi akan beakhir.
Kita pun harus membiasakan diri bekerja dari rumah dengan segala keterbatasannya. Penting untuk membuat rmah dalam kondisi nyaman untuk bekerja. Salah satu yang harus diperhatikan adalah ventilasi.
Yudith Vega Paramitadevi, ST, MSi, dosen Program Studi Teknik dan Manajemen Lingkungan, Sekolah Vokasi (SV) IPB University memberi tips bagaimana mengatur kualitas udara dalam ruangan agar nyaman bekerja di rumah
Menurutnya, kualitas udara dipengaruhi oleh komponen fisik, kimia dan biologi. Agar nyaman, komponen fisik dan kimia harus diperhatikan, seperti ventilasi, cahaya dan kontruksi dinding, plafon dan atap.
“ Ventilasi terbaik adalah searah dengan tiupan angin, maka lubang ventilasi sebaiknya bersilangan. Pintu, jendela, lubang angin, exhaust fan, air conditioner (AC), lubang atap pada plafon/genteng (ampig) termasuk jenis-jenis ventilasi. Fungsi ventilasi adalah pengatur udara dalam rumah," kata Yudith, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream.
© Dream
Sebaiknya cek apakah lubang ventilasi memenuhi minimal 1/9 luasan lantai ruangan. Jika cukup maka pertukaran udara baik. Bila kurang maka optimalkan untuk membuka pintu, jendela, atau menambahkan exhaust fan.
Selain itu adalah cahaya. Periksa posisi rumah atau ruang kerja. Apakah sudah ideal sesuai dengan orientasi peredaran matahari serta arah angin. Jika posisi menghadap matahari pagi, usahakan buka jendela dan pintu.
© Dream
Bila posisi menghadap matahari sore, sebaiknya di depan ruangan ditanami pohon pelindung atau tirai sehingga sinar matahari langsung dapat dihindari. Jika tidak menghadap matahari pagi maupun sore, bisa ditambah cahaya buatan dengan kebutuhan minimal 150 lux (setara dengan 10 Watt lampu TL atau 40 Watt lampu pijar).
“ Selain komponen fisik dan kimia, juga perhatikan komponen biologi. Komponen biologi dapat diupayakan dengan memperhatikan aspek sanitasi lingkungan dan aspek psikologis penghuni. Menjaga pikiran tetap positif dan mood yang baik akan mempengaruhi produktivitas dalam bekerja,” pesannya.
© Dream
Dream - Selama masa karantina, tentunya muncul rasa bosan dengan suasana rumah. Sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu selama di rumah saja. Salah satunya yaitu mendekorasi ulang ruangan.
Tenang, tak memerlukan anggaran untuk keperluan membeli bahan dekorasi, tapi cukup hanya dengan mengubah tata letak/posisi suatu barang. Berikut beberapa tips mendekorasi ulang rumah dengan mengubah penempatan furnitur
Pindah meja kerja
" Letakkan meja di tengah ruangan, atau menghadap ke jendela. Bisa juga taruh di depan pemandangan interior favorit di rumah, agar tak bosa," kata Jeffrey, seorang ahli interior.
Dengan mengubah tata letak suatu sudut, itu bisa membuat pandangan jadi berbeda dan tidak monoton. Cari yang sudutnya paling nyaman bagi Sahabat Dream.
© Dream
Jika memiliki beberapa karya seni yang digantung di dinding rumah, bisa mengganti letaknya di tempat yang berbeda. Jika tidak ingin menggantungnya, letakkan di atas rak, meja atau lemari.
" Saya melukis beberapa panel karya seni baru untuk mengubah ruangan," kata Leslie Chalfont, seorang desainer interior.
Jika bosan dengan lukisan yang ada, bisa juga mencetak poster atau mungkin membuat lukisan yang baru sendiri di rumah atau bersama anak. Seru, bukan?
© Dream
Mengganti pencahayaan
Pencahayaan yang baik adalah segalanya. Jika ruangan terasa tak nyaman, kelam, membuat suntuk, coba ganti lampu, tukar meja, dan pakai lampu lantai untuk mendapatkan tingkat kecerahan berbeda di area yang berbeda.
Furnitur serbaguna
Kamu juga bisa mengkreasikan perabot di rumah untuk dekorasi. Seperti mengubah kursi sudut menjadi sebuah meja untuk meletakkan buku-buku. Kemudian bisa mengubah bangku yang dicat warna-warni menjadi meja samping tempat tidur.
Laporan Cindy Azari/ Sumber: HouseBeautiful
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya