Dream - Menjelang pelaksanaan sholat Idul Fitri 1438 Hijriah, besok (25/6/2017), Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin berpesan agr para khatib menyampaikan isi ceramah yang dapat mempersatukan bangsa.
" Iya khatib itu harus mengajak kebaikan jangan menimbulkan kegaduhan, jangan menimbulkan kebencian," kata Ma'ruf di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu 24 Juni 2017.
Ma'ruf Amin menegaskan, jika masih ada khatib yang masih menyampaikan kebencian dalam ceramahnya, itu artinya ia belum berhak mengisi ceramah. Setiap khotib seharus nya bisa berlapang dada dengan pertentangan yang sempat muncul beberapa bulan yang lalu.
" Kalau masih belum bisa berlapang dada jangan jadi khatib lah, kalau masih punya rasa marah dan dendam jangan jadi khatib nanti malah merusak suasana khutbah," ucap dia.
Lebih lanjut, Ma'ruf juga meminta seorang khotib agar bisa memberikan ketenangan kepada umat dan bisa berpikir secara objektif.
" Jadi orang yang jadi khatib itu orang yang hatinya dingin sudah pikirannya objektif, sudah bisa mengajak orang dengan baik," ujar dia.(Sah)
Advertisement


Buang bin Muhammad Ali alias Ali Wallace, Asisten Alfred Russel Wallace yang Terlupakan

Beda Tenis, Padel, dan Squash: Mengenal Tiga Olahraga Raket yang Sering Tertukar

Apa Makna SPL pada Parfum? Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Mengapa Penting Mencuci Pakaian Berbeda Warna Secara Terpisah?


Apa Makna SPL pada Parfum? Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli