Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Banyak Ibadah Dan Amalan Lain. (Foto: Shutterstock)
Dream - Tepat hari ini (Rabu, 22 Juli 2020), umat islam akan menyambut bulan Dzulhijjah. Salah satu amalan yang dilakukan di bulan Dzulhijjah adalah berhaji.
Pada hari awal bulan Dzulhijjah, Rasululllah SAW menyebutkan ada banyak ibadah dan amalan lain yang bisa dilakukan di bulan ini.
Keistimewaan awal Dzulhijjah disebutkan dalam beberapa hadis Rasulullah Muhammad SAW. Berikut salah satunya:
Rasulullah SAW bersabda, " Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini." Hadis ini menunjukkan keistimewaan awal Dzulhijjah. Hal itu bisa diraih dengan memberbanyak ibadah. (Hadis riwayat Imam Tirmidzi dari Ibnu Abbas RA)
Lalu apa saja keutamaan bulan dzulhijjah dan amalan-amalan sunnah yang bisa dilakukan? Berikut Dream telah merangkumkan informasinya:
Sebagaimana yang diriwayatkan Rasulullah dalam beberapa hadis, ada banyak keutamaan yang terdapat di bulan dzulhijjah.
Mereka yang memuliakan awal Dzulhijjah dengan puasa dan amalan sunnah lainnya akan mendapatkan keutamaan-keutamaan dari Allah SWT:
1. Dicintai oleh Allah SWT, terutama yang menjalankan amalan-amalan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda: Tidaklah ada hari-hari di mana amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah dibanding hari-hari ini (yakni 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah)’. Lalu para sahabat berkata, ‘Tidak juga jihad di jalan Allah, wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab, ‘Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar untuk berjihad dengan diri dan hartanya kemudian semuanya itu tidak kembali lagi (yakni mati syahid).” (HR. Bukhari)
2. Waktu berkumpulnya ibadah yang utama (Sholat, Puasa, Sedekah, dan Haji dalam satu bulan)
Dalam Fath al-Bar, Ibnu Hajar al-Asqalani pernah menyampaikan bahwa “ Sebab yang jelas tentang keistimewaan sepuluh hari di bulan Dzulhijjah adalah karena pada hari tersebut merupakan waktu berkumpulnya ibadah-ibadah utama; yaitu shalat, shaum, shadaqah dan haji. Dan itu tidak ada di hari-hari selainnya.”
3. Tidak berkurang bahkan dilipatgandakan pahala oleh Allah SWT
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda: ada dua bulan yang pahala amalnya tidak pernah berkurang, kedua bulan itu adalah bulan Ramadhan dan bulan Dzulhijjah.” (HR. Bukhari dan Muslim.
Pahala amalan seorang hamba akan dilipatgandakan oleh Allah SWT tatkala dirinya berpuasa di hari Arafah.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda, " Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Assyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas." (Hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Qatadah RA)
4. Bulan Istimewa yang memiliki 3 hari khusus
Terdapat 3 hari istimewa yang berada pada bulan Dzulhijjah, yakni hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah), Hari Arafah (9 Dzulhijjah) dan Hari An-Nahr (10 Dzulhijjah).
Pada hari tarwiyah dan arafah, disunnahkan untuk melaksanakan puasa. Sedangkan di hari An-Nahr adalah waktu dilakukannya penyembelihan hewan qurban dan pelaksanaan sholat idul adha.
Dengan banyaknya keutamaan bulan Dzulhijah, ada baiknya umat islam melaksanakan berbagai amalan yang mendatangkan ridho Allah SWT. Berikut amalan-amalan yang dilakukan di bulan Dzulhijjah:
1. Ibadah Haji dan Umroh
Bulan Dzulhijjah identik dengan ibadah haji dan umroh. Seluruh umat islam dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh. Allah SWT menjanjikan balasan surga bagi hambanya yang melaksanakan amalan ini.
“ Kewajiban bagi manusia kepada Allah, berhaji ke baitullah, bagi siapa saja yang memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan” (QS. Ali-Imron ayat 97)
2. Berdzikir
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda: “ Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan pada tanggal 1 – 10 Dzulhijjah. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.” (HR. Ahmad dan Sanadnya dishahihkan Syekh Ahmad Syakir)
3. Berpuasa
Di bulan Dzulhijjah, umat islam bisa melaksanakan amalan berupa puasa di 10 hari pertama, termasuk puasa arafah dan tarwiyah.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda yang artinya:“ Tidak ada hari-hari lain yang lebih disukai Allah SWT daripada 10 hari pertama di bulan Dzulhijah.” Puasa di siang harinya adalah sama dengan puasa setahun penuh, dan ibadah di malam harinya setara dengan ibadah di malam Laylat al-Qadar. (Hadis riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Barangsiapa yang melaksanakan puasa arafah, Allah SWT akan menghapus dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.
“ (Puasa Arafah) menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan yang akan datang.” (HR. Muslim)
4. Sholat Idul Adha
Amalan bulan Dzulhijjah yang biasa dilakukan adalah sholat idul Adha. Pelaksanaan sholat idul adha dilakukan tepat di tanggal 10 Dzulhijjah.
“ Laksanakanlah shalat untuk Rabmu dan sembelih-lah qurban” (QS. Al-Kautsar:2)
5. Menyembelih Hewan Kurban
“ Barangsiapa yang memiliki hewan yang hendak dia sembelih (di hari raya), jika sudah masuk tanggal 1 Dzulhijjah maka janganlah dia memotong rambutnya dan kukunya sedikitpun, sampai dia menyembelih qurbannya.” (HR. Muslim)
6. Bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT
“ Seandainya kamu tidak pernah berbuat dosa, pastilah Allah membinasakan kamu dan akan didatangkannya suatu kaum yang melakukan dosa, lalu mereka beristighfar dan Allah pun mengampuni mereka.” (HR. dari Abu Ayyub Al-Ansari)
(Sumber Dalam Islam dan dari berbagai sumber)

Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya,
" Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala."

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya,
" Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya