Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Budhi Sarwono (Foto: YouTube Banjarnegara Kab)
Dream - Mati suri menjadi fenomena yang selalu mencuri perhatian publik. Meski terdapat penjelasan ilmiahnya, kesaksian seseorang yang mengalaminya tetap saja menarik untuk disimak.
Fenomena mati suri pernah dirasakan Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono. Dilansir kanal YouTube Banjarnegara Kab, ia berbagi pengalamannya semasa mudanya yang ia anggap cukup kelam.
" Alhamdulillah sudah berhenti dari dunia itu semua," kata Budhi.
Di tahun 1998, Budhi merupakan seorang bandar narkoba. Pelanggannya banyak karena narkoba yang dipasok jenis baru dan berkualitas tinggi. Dia pun mencobanya bersama teman-teman. Namun mengalami overdosis dan dinyatakan meninggal dunia.
" Pada waktu itu saya pulang ke tempat mertua di Purwokerto. Dulu kalau orang yang belanja (narkoba) sama saya, kulakanlah. Kan pasti nyoba bersama, ngetes barang itu bagus apa enggak. Ini pas yang kulakan akeh, bareng-bareng mangan (pembelinya banyak, makan bersama). Akhirnya kejet-kejet itu," ujarnya.

Akibat mencoba narkoba tersebut, pihak RS pun menyatakan Budhi telah meninggal. Tubuhnya sudah diikat dan dibawa ke kamar mayat untuk segera dikebumikan.
Ternyata Tuhan berkehendak lain.
" Dulu dinyatakan sama dokter saya sudah dinyatakan mati, karena sudah ada di kamar mayat pada waktu itu. Alhamdulillah saya bangun lagi," ungkap Budhi.
Budhi mengaku sangat tersiksa dan ketakutan dengan pengalaman mati surinya tersebut.
" Cuma di alam mimpi itu, saya katanya mati. Aduh sangat menakutkan sekali dan sangat tersiksa sekali," imbuhnya.

Dalam wawancara di kanal Youtube Hotman Paris Official, Budhi berbagi pengalaman mati surinya tersebut. Saat itu ia mengaku dipukuli dan disiksa oleh sosok putih. Dia juga dipertemukan dengan seorang bocah yang memintanya mengucapkan istighfar agar siksaan dihentikan.
" Mimpi saya digebukin sama orang-orang pakai baju putih. Terus ada anak kecil suruh istighfar, saya enggak tahu apa itu istighfar," cerita Budh.
Budhi kemudian melanjutkan ceritanya. Setelah diminta membaca istighfar, Budhi pun memohon ampun kepada Tuhan dan sosok putih itu pun berhenti memukulinya dan bertanya agama apa yang dia anut. Lantang Budhi menjawab, ia ingin memeluk agama Islam.
Akhirnya Budhi bangun dari mati surinya dan ditolong oleh para dokter serta perawat di RS. Setelah kejadian itu, dirinya langsung menjadi mualaf dan merasa hidupnya menjadi lebih tenang.
" Saya berucap, 'ya Tuhan ampuni saya'. Terus berhentilah dia, terus ditanya 'kamu masuk agama apa?'. Saya ingin Islam. Setelah itu hidup saya tenang," pungkasnya.
Dalam pengakuan Budhi, sejak kecil dirinya sudah didik untuk kerap berbagi kepada sesama. Bahkan kebiasaan berbaginya telah ia lakukaan saat dirinya masih menjadi bandar narkoba. Kala itu, ia kerap meminta rekannya untuk membantu membagikan beras satu struk ke panti asuhan.
" Waktu saya jadi bandar narkoba di Purwokerto, itu saya kalau belanja beras satu truk. Semua agen-agen saya datang, saya pesan. Saya ngirim, saya bagi berasnya, minta didoakan. Mungkin kalau saya bilang itu hasil ekstasi, dibuang itu," katanya.
Budhi berkata, berkat sedekah beras yang ia sering berikan, tersimpan doa bagi dirinya. Sehingga menurutnya pengalaman mati suri yang ia rasakan memberinya hidayah.
" Alhamdulillah dengan saya dinyatakan mati suri itu, ternyata sebuah hidayah untuk saya," papar Budhi.
Ternyata dalam kondisi mimpi tersebut, sosok putih yang menyiksa dirinya membimbing Budhi untuk melantunkan syahadat.
" Setelah saya disiksa sama orang yang pakai baju putih-putih, saya ditanya mau masuk agama apa? Saya bilang, Islam. Terus saya dituntun untuk membaca syahadat," terangnya.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya