Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Rohana Abdullah, Keturunan Indonesia Yang Dibesarkan Warga Non-Muslim Malaysia (Hmetro.com.my)
Dream - 22 tahun lalu, Rohana Abdullah ditinggalkan ibunya, seorang Tenaga Kerja Indonesia, yang harus pulang kampung. Padahal, saat itu usianya baru 2 bulan.
Berkat kasih sayang warga Malaysia keturunan China, Chee Hoi Lan, 83 tahun, bayi itu tumbuh besar. Kini Rohana menjelma menjadi seorang hijaber cantik.
Hoi Lan dulu adalah seorang guru yang merupakan majikan ibunda Rohana. Kala itu, memutuskan untuk membesarkan Rohana seperti anaknya sendiri.
Sedari awal, Hoi Lan sadar isu perbedaan agama akan jadi masalah. Sehingga, dia berusaha menyediakan segala keperluan Rohana dengan uangnya sendiri, termasuk memasukkan dia ke Kelas Dasar Fardlu Ain (semacam madrasah diniyah).
Selain itu, Hoi Lan juga memastikan Rohana mendapatkan pengetahuan dasar-dasar Islam. Baik itu melalui pengajian di sekolah ataupun dengan bimbingan privat dari seorang kenalannya.
" Saya sayang dia seperti anak sendiri. Sejak kecil saya pastikan dia makan makanan halal dan menjalankan ibadah sebagai seorang Muslim hingga hari ini," kata dia.
Hoi Lan punya satu keinginan. Sebelum meninggal, dia ingin melihat Rohana menikah, mandiri, dan bahagia.
" Saya lega karena seumur hidup saya, saya pastikan dia terjaga sebagai seorang Muslim, dia akan terus seperti itu (memeluk Islam) sampai kapanpun," ucaop Hoi Lan.
Selanjutnya, nenek itu mengatakan selama ini Rohana tinggal bersamanya di komplek perumahan di Kuala Lumpur. Dia menjamin hingga saat ini, Rohana adalah seorang Muslim.
" Saya tahu ada yang tidak boleh dia makan, saya tahu ada waktunya dia harus sholat dan itu tidak menjadi masalah," kata dia.
Pun selama ini, Hoi Lan memainkan tanggung jawabnya sebagai ibu. Dia besarkan dan didik Rohana selayaknya.
" Yang membedakan kami hanya budaya dan agama," ucap dia.
Rohana kini sedang menghadapi persoalan kewarganegaraan. Dia kesulitan mendapatkan kewarganegaraan lantaran ibunya di Indonesia dan ayahnya yang merupakan penduduk Malaysia tidak diketahui keberadaannya.
Rohana bercerita sang ibu menikah dengan warga lokal. Tetapi sejak dia lahir, sang ayah menghilang.
Hal itulah yang kini menjadi ganjalan Rohana mendapatkan status kewarganegaraan. Dia mengaku pernah mengajukan status pada 2016 lalu ke otoritas setempat.
" Sampai sekarang masih belum ada balasan," ucap dia, dikutip dari Harian Metro.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya