Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Dream - Pandemi Covid-19 telah menghancurkan berbagai sendi kehidupan manusia. Mulai dari ekonomi, sosial, pendidikan, hingga agama ikut rusak akibat wabah Covid-19.
Pusat perbelanjaan, sekolah, hingga masjid ditutup karena penularan virus corona yang menyebabkan Covid-19 begitu cepat dan tidak memandang agama dan jabatan.
Bagi orang-orang yang beriman, wabah Covid-19 ini bisa jadi sebuah teguran atau pengingat bahwa manusia itu sejatinya lemah. Kesombongan manusia runtuh seketika akibat wabah ini.
Rupanya, kesadaran bahwa manusia itu lemah sehingga harus bergantung kepada Allah SWT telah membuat seorang gadis 23 tahun memutuskan untuk hijrah menuju Islam.
Caitlyn Munro adalah seorang wanita muda Inggris yang dibesarkan dalam keluarga non-Muslim. Dia tinggal bersama orangtua, dua saudara perempuan dan tiga saudara lelaki.
Untuk memenuhi cita-citanya sejak kecil, dia mendaftar di sebuah universitas di Liverpool untuk menjadi seorang perawat.
" Saya selalu bercita-cita untuk menjadi perawat sejak usia sangat muda. Ibu selalu mengatakan bahwa saya lahir untuk memenuhi tugas sebagai perawat. Alhamdulillah, 6 bulan lagi saya akan menjalani tes kualifikasi," katanya.
Kisah hijrah Caitlyn dimulai pada 2017, ketika dia mulai sekolah di pendidikan tinggi. Saat itu dia punya teman dari berbagai golongan dan latar belakang.
Waktu itu, Caitlyn benar-benar tidak tahu tentang agama Islam. Hingga dia melihat salah satu teman kuliahnya menunjukkan agama Islam yang sebenarnya
" Saya sangat terpesona dengan betapa ikhlas dan tulusnya dia kepada saya. Amal ibadah dan sedekah selalu menjadi hal utama bagi dia," kata Caitlyn.
Caitlyn sendiri juga suka aktivitas amal. Dia sering mengamalkan keterampilan dan pengetahuan keperawatan untuk menolong orang-orang.
" Itu adalah sesuatu yang saya inginkan sejak saya masih kecil," kata Caitlyn.
Seiring waktu, hubungannya dengan Islam berubah total. Cintanya terhadap Islam mulai meningkat secara bertahap.
Dia memulai perjalanan hijrah dengan membaca Alquran versi terjemahan secara diam-diam.
" Biasanya, saya bisa membaca teks dengan cepat. Tetapi saya tidak bisa melakukannya dengan Alquran karena betapa kuat dan bermakna setiap ayatnya!" katanya.
Yang mengejutkan, Caitlyn mampu menuntaskan bacaan Alquran versi terjemahan hanya dalam tempo empat bulan.
Keyakinannya terhadap Islam semakin kuat setelah dia menyadari bahwa tidak ada yang lebih kuat di seluruh alam ini kecuali Allah SWT.
" Saya menemukan fakta dalam Alquran yang selalu saya cari selama ini; Fakta bahwa Allah memiliki kendali atas segalanya.
" Saya merasa kata-kata dalam Alquran adalah benar adanya dari Allah SWT, dan memberikan jaminan untuk apa yang saya cari dengan putus asa," kata Caitlyn.
Pada saat Caitlyn mengalami situasi yang memilukan dia menerimanya sebagai tanda-tanda dari Allah.
" Saya menyadari bahwa saya tidak memiliki kendali fisik atas apa yang terjadi pada saya atau keluarga saya. Seperti ketika kerabat dekat saya meninggal, padahal saya seorang perawat dan harus merawat pasien seperti mereka," katanya.
Kebenaran atas kekuasaan Allah SWT dan lemahnya makhluk bernama manusia tersebut semakin terlihat nyata bagi Caitlyn.
Saat itulah Caitlyn segera meminta ampun kepada Allah dan memutuskan untuk menerima Islam.
Soal keputusannya hijrah, Caitlyn optimis keluarganya akan menerimanya tanpa ada pertentangan.
" Saya berasal dari keluarga yang saling mendukung dan dekat. Namun saya belum mengungkapkannya ke keluarga. Tapi InsyaAllah saya melakukannya jika Allah memberi kekuatan dan pengetahuan yang baik tentang Islam," katanya.
Sumber: AboutIslam.net
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam