Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kisah Kakek Balki (Foto : Donasionline.id)
Dream - Hidup sejahtera di hari tua adalah impian setiap orang. Sayangnya, tak semua orang mendapatkan keberuntungan tersebut. Kakek Balki salah satunya. Di usianya yang telah menginjak 73 tahun, Kakek Balki tetap harus bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarga.
Ditambah lagi dengan keterbatasan fisiknya. Ya, Kakek Balki hanya punya satu kaki. Dengan bantuan tongkat, Kakek Balki terus berjuang dengan berjualan koran di sepanjang jalan.
Meski harus bersusah payah, hal tersebut tak menyurutkan semangat Kakek Balki demi istri tercinta yang setia menunggunya di rumah. Mau tahu kisah selengkapnya, simak ulasannya berikut ini!

Sehari-harinya Kakek Balki berjualan koran demi memenuhi tanggung jawab sebagai seorang suami. Ia berjualan koran dengan bantuan tongkat yang selalu setia menemani tiap langkahnya. Kakek paruh baya ini berjualan dari pukul tujuh pagi hingga 12 siang.
Sebetulnya, kakek Balki sudah tidak sanggup lama-lama beraktifitas. Namun dia tak punya pilihan untuk terus melanjutkan kehidupan.
" Kakek punya istri di rumah yang harus dinafkahi. Kakek ingin terus sehat supaya bisa terus bekerja dan mencari nafkah yang halal,” ucapnya kakek Balki dilansir dari akun Instagram @rumahyatim.

Pekerjaan yang dilakukan oleh kakek Balki menghasilkan keuntungan yang jauh dari kata cukup. Untuk satu koran, Kakek Balki hanya mendapatkan upah seribu perak.
Biasanya, Kakek Balki hanya bisa menjual sebanyak 20 koran. Namun jika keadaan sedang sepi, kakek Balki terkadang hanya bisa menjual lima koran saja.
" Kadang 20 koran yang terjual, untungnya cuma seribu dari tiap koran buat kakek. Kalau lagi sepi, paling koran yang laku hanya 5,” ucap Kakek Balki, lirih.

Menurut laman Donasionline.id, Kakek Balki pernah mengalami kecelakaan 30 tahun silam. Saat itu, motor yang ia kendarai bersama temannya menabrak sebuah mobil. Nahasnya, Kakek Balki yang ada di belakang terjatuh ke tengah jalan. Belum sempat bangun, paha kakek tertabrak oleh mobil yang tengah melewati jalan.
Keadaan terus memburuk hingga akhirnya kaki bagian kiri kakek Balki harus diamputasi. Sejak saat itulah Kakek Balki kehilangan mata pencahariaannya yang utama sebagai buruh tani dan mulai berjualan koran.
" Awalnya kakek seorang buruh tani, tapi sejak kecelakan puluhan tahun lalu yang menyebabkan kakinya diamputasi, kakek tak bisa lagi jadi buruh tani," tulis keterangan akun Instagram.

Kakek Balki sebenarnya memiliki anak, namun semuanya telah menikah dan tinggal terpisah dengannya. Selain itu, kondisi ekonomi anak Kakek Balki juga tak beda jauh dari kondisinya saat ini.
Setiap hari Kakek Balki berdoa agar senantiasa diberi kesehatan agar tetap bisa bekerja. Pasalnya ia tak pernah mau menggantungkan hidupnya kepada orang lain meski memiliki keterbatasan fisik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam