Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Ada seorang perempuan sedang terombang-ambing di tengah lautan lepas. Di tengah ketakutan yang mencekam, perempuan itu terus memanjatkan doa agar terselamatkan dari bahaya yang mengancam dirinya.
Di saat sedang bertarung mempertaruhkan nyawa, ia menyempatkan diri untuk bernazar jika selamat maka ia akan puasa sebulan penuh. Alhamdulillah, Allah masih memberinya kesempatan untuk hidup dan menyelamatkan hidupnya.
Namun sayangnya, belum sampai ia bayar lunas nazar itu Allah berkehendak lain. Ia meninggal dunia dalam keadaan berhutang puasa nazar yang seharusnya dibayar lunas.
Diriwayatkan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa putri wanita itu menghadap Rasulullah SAW. Setelah mendengarkan ceritanya, Nabi Muhammad bersabda jika utang kepada Allah lebih layak untuk dilunasi. Rasulullah menyuruhnya untuk membayar utang puasa almarhum ibunya.
Sungguh mulia ahlak gadis itu, ia rela berkorban membayarkan hutang puasa ibunya telah tiada. Bahkan perintah untuk membayar puasa tersebut dikuatkan dengan pendapat lain yang dapat kamu baca di sini.
Di zaman yang serba modern ini, banyak anak yang tidak peduli kepada orang tuanya setelah dewasa. Padahal, setelah kita beranjak dewasa banyak orang tua rindu dengan kebersamaan bersama anak-anaknya.
Seperti Tantri salah satunya, yang harus hidup terpisah jauh dari ibunya setelah diterima bekerja di Jakarta. Sebagai anak kos di kota besar, Tantri kerap merindukan kehidupan ibunya yang jauh di Yogyakarta. Seperti apa kehidupan Tantri selanjutnya, simak yuk cerita menariknya di bawah ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya