Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Matanya mungkin tidak normal dari orang kebanyakan. Dia hanya bisa melihat kegelapan di matanya.
Meski begitu, apa yang dia alami tidak menyurutkan prestasinya. Dalam kondisi tuna netra, dia mampu menghafal Alquran.
Dia adalah Muhammad Fuad Gufron, 27 tahun. Fuad kini menjalani profesi sebagai pengajar Agama Islam di Sekolah Luar Biasa Ma'arif, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.
Tidak hanya sebagai hafiz, Fuad juga punya prestasi lain. Dia beberapa kali memenangkan kompetisi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Sayangnya, prestasi yang diraih Fuad tidak serta merta membuatnya disanjung. Justru, dia kerap mendapatkan perlakuan diskriminatif hanya karena tidak bisa melihat.
Sejak kecil, dia kerap mendapat ejekan. Namun begitu, Fuad pun mengakui kerap menerima bantuan dan pertolongan dari keterbatasan fisiknya.
Fuad pun mengatakan diskriminasi yang dia alami disebabkan ketidakpahaman masyarakat tentang potensi masing-masing orang. Meski menyandang ketidaksempurnaan, bukan berarti penyandang difabel tidak mampu memberikan manfaat.
" Saya pikir, semua itu terjadi karena kekurangpahaman dari masyarakat. Kadang masih kita temui sebuah keluarga yang justru menyembunyikan anggota keluarganya yang menyandang difabilitas karena malu," kata Fuad.
Untuk mengetahui kisah Fuad selengkapnya, silakan buka di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya