Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Hari kiamat merupakan peristiwa kehancuran alam semesta dan menjadi awal bagi kehidupan yang kekal. Sebelum di akhirat, umat manusia akan dibangkitkan lalu dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk menjalani perhitungan Allah SWT.
Semua manusia hanya akan memikirkan dirinya sendiri. Bahkan, ketika orangtua, suami, dan anak di sebelahnya diseret oleh malaikat, mereka tidak akan saling menolong.
Tetapi, ada manusia yang tidak henti-hentinya ke sana kemari memohon kepada Allah untuk keselamatan manusia lainnya. Pada saat matahari begitu teriknya, Beliau memanggil manusia untuk diberi minum. Siapa dia sebenarnya?
Beliau adalah Baginda Rasulullah SAW. Sang Nabi terakhir ini menjadi satu-satunya manusia yang paling sibuk luar biasa pada saat itu. Disebutkan dalam sebuah hadist, dari Abbas R.a, bahwa Rasulullah S.a.w bersabda: “ Orang yang pertama kali dibangkitkan dari kubur di hari kiamat nanti adalah Muhammad S.A.W”.
Nantinya, Malaikat Jibril datang kepada Nabi dengan membawa buraq, lalu Malaikat Israfil membawa bendera dan mahkota, sedangkan Malaikat Izrail datang dengan membawa pakaian-pakaian.
Israfil bersuara “ Wahai Roh yang baik, kembalilah ke tubuh yang baik" , maka kubur terbelah dua. Pada seruan yang kedua pula, kubur mulai terbongkar.
Pada seruan yang ketiga, ketika Rasulullah SAW berdiri, sang nabi membersihkan tanah dari atas kepala dan janggutnya. Kemudia dilihatnya kondisi di sekitar yang sudah rata dengan tanah. Nabi Muhammad kemudian menangis sehingga mengalir air matanya ke pipi.
Beliau SAW bersabda, " Kekasihku Jibril, gembirakanlah aku" . Jibril berkata, " Lihatlah apa yang ada di hadapanmu" . Rasulullah bersabda, " Bukan seperti itu pertanyaanku" . Jibril kembali berkata " Adakah kau tidak melihat bendera kepujian yang terpasang di atasnya" .
Rasulullah SAW bersabda, " Bukan itu maksud pertanyaanku, aku bertanya kepadamu akan umatku. Dimana perjanjian mereka? Niscaya akan kuatlah pertolongan pada hari ini. Aku akan mensyafa'atkan umatku" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya