Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Nenek 73 tahun mengalami nasib pilu. Dia ditemukan terkunci di dalam rumah dengan kondisi tubuh terluka dan disemuti.
Nenek Sya'diah terkunci selama lima hari tanpa makanan di rumah kontrakannya di Dusun Kulu, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Nagroe Aceh Darussalam. Diketahui, dia sempat tinggal bersama anaknya yang mengalami gangguan jiwa.
Keuchik Gampong Seutui, T Amiruddin, mengatakan Nenek Sya'diah pertama kali ditemukan oleh Staf Kantor Keuchik Gampong Seutui pada Sabtu, 11 Desember 2021 malam. Saat itu, staf tersebut hendak mengantarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Ketika ditemukan, Syadiah dalam kondisi terbaring di lantai dengan kaki kanan patah. Tubuhnya mengalami luka yang dikerubungi semut.
" Mungkin kalau telat kita tahu, satu atau dua hari ke depan, kondisinya akan berbeda," ujar Amir.
Amir mengatakan Nenek Sya'diah sudah tinggal di rumah kontrakan tersebut selama dua tahun. Kondisi rumah kontrakan tersebut sangat tidak layak.
Suami Nenek Sya'diah, terang Amir, sudah meninggal tiga bulan sebelumnya. Saat itu, jenazah suami Nenek Sya'diah diurus warga Gampong Seutui bersama-sama.
" Jujur, miris melihat kondisi beliau yang hidup dalam keadaan memprihatinkan," kata Amir.
Nenek Sya'diah hidup tanpa punya seorangpun yang bisa diandalkan. Bahkan, Amir mengaku sempat menghubungi beberapa kerabat Nenek Sya'diah namun mereka mengaku tidak kenal.
" Sejumlah saudaranya yang kita hubungi mengaku tidak kenal, sayang sekali," kata dia.
Amir melanjutkan Nenek Sya'diah mengalami kondisi memprihatinkan. Lukanya disemuti lantaran menderita darah manis.
" Pada saat kami angkat sudah lengket di lantai, kemudian luka akibat penyakit darah manis yang beliau derita, bagian punggungnya sudah nempel di lantai," kata dia.
Setelah dievakuasi, Nenek Sya'diah dilarikan ke ke RSU Zainoel Abidin. Kini, Nenek Sya'diah sedang dalam penanganan dan perawatan, dikutip dari Surya Kepri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya