Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Foto: Freepik.com)
Dream - Suami adalah sosok pelindung bagi istri. Sementara anak adalah permata hati yang selalu menghibur hati. Namun tidak demikian yang terlihat pada suami dan anak di Madura ini.
Baru-baru ini, warga dikejutkan dengan kematian seorang perempuan yang meninggal dengan tubuh penuh luka memar bekas pukulan.
Yang memilukan lagi, perempuan tersebut sedang mengandung tujuh bulan. Dia tewas setelah disiksa oleh suami dan anaknya sendiri.
Kisah Sanima menjadi viral di media sosial setelah video kondisinya yang tengah luka parah beredar di Facebook dan Instagram.
Dikatakan bahwa suaminya, Musa dan putranya, Jamal, telah menyiksa perempuan malang ini selama tujuh bulan terakhir. Itu artinya, Musa dan Jamal menyiksa Sanima sejak dia mulai hamil!
Awalnya Sanima disiksa setiap hari oleh suami dan anaknya sampai matanya buta. Sanima kemudian dijemput pulang oleh keluarganya.
Namun, Musa dan Jamal kembali membawa Sanima pulang beberapa minggu kemudian.
Bukannya mereda, Musa dan Jamal makin sadis dalam menyiksa korban. Sanima sampai mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.
Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Sanima sempat menghubungi keluarga agar menjemputnya. Dia beralasan habis jatuh di kamar mandi.
Ketika menjemputnya, Sanima cerita bahwa dia habis jatuh dari kamar mandi. Namun melihat kondisinya, keluarga Sanima mencurigai ceritanya.
Kondisi Sanima sangat kritis, keluarga pun mengantar Sanima ke rumah sakit. Sayang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal bersama bayi di perutnya.
Sampai saat ini Musa dan Jamal dilaporkan telah melarikan diri. Polisi masih berusaha melacak keberadaan mereka.
(sah, Sumber: Lobak Merah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya