Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Suasana Klub Malam. (Foto: Freepik.com)
Dream - Seorang penghibur di sebuah klub malam dituding telah menularkan virus corona kepada 550 pelanggan yang baru buka setelah pelonggaran lockdown. Temuan ini membuat tracing atau pelacakan terhadap para pelanggan menjadi hal yang sulit dilakukan.
Pekerja klub malam yang tak disebutkan identitasnya itu dinyatakan positif tertular virus Covid-19 setelah bekerja empat shift di klub awal bulan ini.
Diperkirakan pekerja tersebut telah melakukan kontak dengan hampir 550 pelanggan di Brass Rail Tavern di Toronto, Kanada.
Sebelumnya, Brass Rail Tavern telah dibuka kembali beberapa hari setelah pemerintah Kanada menerapkan aturan new normal di negara itu.
Pihak berwenang mengatakan ratusan orang mungkin telah terpapar virus tersebut, meskipun jumlah pastinya tidak diketahui.
Petugas menghadapi kesulitan dalam melacak pelanggan karena banyak yang meninggalkan identitas dan informasi kontak palsu.
" Tahukah Anda berapa lama waktu yang mereka butuhkan untuk mengejar 550 orang, yang setengahnya mungkin memberikan ID atau informasi palsu?" kecam Andrew Morris, seorang profesor penyakit menular di Universitas Toronto.
Menurut petugas, pihak penyelenggara sebenarnya telah memasang rambu-rambu pedoman menjaga jarak sosial. Tapi banyak yang tidak menaatinya.
Aturan saat ini mengharuskan pelanggan untuk memasang sekat akrilik dengan staf jika jarak sosial tidak dapat diterapkan.
Walikota Ontario Doug Ross menduga ada 500 orang yang seharusnya menjaga jarak dan mengenakan masker.
" Saya tahu ini kedengaran ironis karena itu adalah sebuah klub penari telanjang. Tapi Anda harus menaati aturannya.
" Saya khawatir ketika orang-orang pulang ke rumah dan mengatakan baru saja dari Brass Rail. Saya khawatir kepada pasangan dan keluarganya," kata Ross.
Meski sudah ada laporan salah satu penarinya positif tertular virus corona, tapi tempat hiburan dewasa itu masih buka.
Sebuah pengumuman di pintu luar Brass Rail mengatakan mereka tetap buka dengan menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19.
" Selama waktu ini, kami tetap beroperasi sambil menerapkan standar kebersihan tertinggi terhadap staf kami."
" Ini adalah prioritas utama kami agar kami bisa melayani tamu dengan keramahan dan layanan pelanggan yang biasa mereka dapatkan."
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya