Komplikasi Berbahaya yang Bisa Terjadi dalam Persalinan

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 4 September 2017 10:09
Komplikasi Berbahaya yang Bisa Terjadi dalam Persalinan
Jika ditemui ada masalah kesehatan baik pada ibu maupun janin, dokter bisa melakukan perawatan yang lebih intensif dan melakukan pengobatan.

Dream - Pemeriksaan rutin tiap bulan atau pekan selama kehamilan sebaiknya dilakukan. Terutama, pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan pemeriksaan darah jelang persalinan.

Hal ini agar jika ditemui ada masalah kesehatan baik pada ibu maupun janin, dokter bisa melakukan perawatan yang lebih intensif dan melakukan pengobatan.

Termasuk, mengetahui jika ada risiko komplikasi yang bisa terjadi setelah persalinan terjadi. Jika saat ini Anda tengah mengandung, cobalah lebih waspada dengan 3 komplikasi berikut.
Konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah Anda memiliki risiko-risiko komplikasi ini.

Persalinan prematur
Dikategorikan sebagai persalinan prematur jika persalinan terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu. Semakin dini janin dilahirkan, maka semakin besar risiko kesehatan yang dialaminya.
Hal ini karena organ-organ vitalnya belum berkembang dengan sempurna. Jika memang dilahirkan secara prematur, bayi harus berada cukup lama di inkubator dan NICU serta dalam
perawatan intensif.

Masalah plasenta
Pada beberapa kasus masalah plasenta diketahui sebelum persalinan terjadi. Namun ada juga yang baru diketahui saat proses persalinan. Masalah plasenta yang sering terjadi antara lain
plasenta yang menutupi seluruh atau sebagian serviks (plasenta previa), plasenta sedikit merobek dinding rahim terlalu dini (plasenta abrupsi / abruptio) atau plasenta tumbuh melalui
lapisan rahim.

Pendarahan
Pendarahan pascapersalinan ini sangat membahayakan nyawa ibu dan bayi. Ada beberapa ibu yang berisiko tinggi mengalami pendarahan hebat setelah bersalin, yaitu ibu yang hamil kembar, sudah melahirkan lebih dari 5 kali, jarak kehamilan terlalu dekat, atau proses induksi. Untuk itu, jika setelah melahirkan darah yang mengalir sangat banyak hingga membuat lemas, segera konsultasi dengan dokter.

Sumber: Very Well

Beri Komentar