Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Proses Persalinan
Dream - Pemeriksaan rutin tiap bulan atau pekan selama kehamilan sebaiknya dilakukan. Terutama, pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan pemeriksaan darah jelang persalinan.
Hal ini agar jika ditemui ada masalah kesehatan baik pada ibu maupun janin, dokter bisa melakukan perawatan yang lebih intensif dan melakukan pengobatan.
Termasuk, mengetahui jika ada risiko komplikasi yang bisa terjadi setelah persalinan terjadi. Jika saat ini Anda tengah mengandung, cobalah lebih waspada dengan 3 komplikasi berikut.
Konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah Anda memiliki risiko-risiko komplikasi ini.
Persalinan prematur
Dikategorikan sebagai persalinan prematur jika persalinan terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu. Semakin dini janin dilahirkan, maka semakin besar risiko kesehatan yang dialaminya.
Hal ini karena organ-organ vitalnya belum berkembang dengan sempurna. Jika memang dilahirkan secara prematur, bayi harus berada cukup lama di inkubator dan NICU serta dalam
perawatan intensif.
Masalah plasenta
Pada beberapa kasus masalah plasenta diketahui sebelum persalinan terjadi. Namun ada juga yang baru diketahui saat proses persalinan. Masalah plasenta yang sering terjadi antara lain
plasenta yang menutupi seluruh atau sebagian serviks (plasenta previa), plasenta sedikit merobek dinding rahim terlalu dini (plasenta abrupsi / abruptio) atau plasenta tumbuh melalui
lapisan rahim.
Pendarahan
Pendarahan pascapersalinan ini sangat membahayakan nyawa ibu dan bayi. Ada beberapa ibu yang berisiko tinggi mengalami pendarahan hebat setelah bersalin, yaitu ibu yang hamil kembar, sudah melahirkan lebih dari 5 kali, jarak kehamilan terlalu dekat, atau proses induksi. Untuk itu, jika setelah melahirkan darah yang mengalir sangat banyak hingga membuat lemas, segera konsultasi dengan dokter.
Sumber: Very Well
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan