Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Hujan Meteor (huffingtonpost.com)
Dream - Sebuah kelompok pecinta astronomi di Dubai (The Dubai Astronomy Group) berniat mengadakan acara nonton bareng (nobar) fenomena alam berupa hujan meteor pada Jumat malam, 23 Mei 2014.
Acara itu disebut-sebut sebagai pengalaman seumur hidup yang tidak akan terulang lagi dalam kurun waktu lama di masa mendatang.
Nonton bareng yang digelar di Bab Al Shams Desert Resort and Spa akan berlangsung antara pukul 9.00 Jumat malam hingga 05.00 Sabtu pagi waktu setempat.
Dalam acara itu, para penghobi astronomi di Dubai akan menyaksikan hujan meteor berjuluk Camelopardalids. Disebut demikian karena meteor itu berasal dari gugusan bintang Jerapah (Camelopardalis).
Jejak debu Comet 209P/Linear yang ditemukan pada 2004 lalu adalah sumber dari hujan meteor ini dan Bumi diperkirakan akan melintasi jalur komet tersebut.
Berdasarkan perkiraan ahli astronomi, hujan meteor ini bisa jadi merupakan pengalaman astronomi langka. Camelopardalids akan menghasilkan badai meteor unik dan menimbulkan ledakan meteor yang memancarkan cahaya terang.
Hasil ledakan itu nantinya menghasilkan lebih dari 1000 bintang jatuh berdurasi satu jam. Diperkirakan, penduduk Dubai akan menyaksikan paling tidak antara 60-100 bintang jatuh per jamnya di sepanjang malam tersebut.
The Dubai Astronomi Grup juga akan memberi kesempatan kepada pengunjung untuk melihat benda-benda langit lainnya melalui teleskop. Acara ini tidak hanya disiarkan secara live bagi pemirsa TV lokal, tapi juga mancanegara.
(Sumber: Arabianbusiness)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya