KPK: Tata Kelola Sekolah Kemdikbud Lebih Teratur dari Kemenag

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 19 Maret 2019 15:02
KPK: Tata Kelola Sekolah Kemdikbud Lebih Teratur dari Kemenag
KPK juga menyebut dana pendidikan Kemenag lebih besar daripada Kemdikbud.

Dream - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan Kementerian Agama untuk memperbaiki pola kerja. Ini menyusul terciduknya Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, dalam operasi tangkap tangan KPK terkait dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kemenag.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, mengatakan pihaknya mendapat data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) mengenai tata kelola sekolah.

Data itu menunjukkan tata kelola sekolah di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) lebih teratur dibandingkan di lingkungan Kemenag.

" Perlu diketahui masyarakat, anggaran yang dikelola Kemenag untuk pendidikan lebih besar dibanding Kemdikbud," ucap La Ode di Jakarta, Selasa 19 Maret 2019.

La Ode berharap Kemenag mampu mengelola dana APBN yang didapat dari pajak rakyat dengan baik dan amanah.

Dia juga menyatakan seharusnya Kemenag menjadi kementerian contoh bersih dari korupsi, apalagi lembaga ini berkaitan langsung dengan agama.

" Sekali lagi saya harap Kemenag jauh lebih bersih, akuntabel dan transparans. KPK seharusnya belajar ke Kemenag," ucap dia.

Lebih lanjut, La Ode merekomendasikan Kemenag untuk membuat sistem pelaporan yang lebih baik lagi.

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di ruang kerja Menag dan Sekjen Kemenag. Penggeledahan ini digelar untuk mencari bukti terkait dugaan kasus jual beli jabatan.

Dari ruang kerja Menag, penyidik KPK menyita sejumlah uang dalam pecahan dolar Amerika Serikat dan rupiah. Jumlahnya mencapai seratusan juta rupiah. (ism)

1 dari 3 halaman

KPK: Kemenag Harusnya Jadi Kementerian Contoh

Dream – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan kasus suap jabatan yang terjadi di Kementerian Agama (Kemenag). KPK menyebut seharusnya instansi pemerintah itu jadi contoh yang baik.

“ Kemenag harusnya (menjadi) kementerian yang paling bersih dan harus jadi contoh bagi KPK,” kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif, di Jakarta, kemarin. 

Laode mengharapkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, memperbaiki sistem tata kelola di lingkungan kerjanya. Tujuannya agar praktik korupsi di lembaga yang mengurusi dunia dan akhirat itu bersih dari praktik negatif.

“ Menag sebelumnya, (Surya Darma Ali) tersangkut juga, kan, untuk kasus haji,” kata dia.

Pada penggeledahan Senin malam, KPK mengamankan uang ratusan juta di ruang kerja Menag. Uang tersebut terbagi dalam pecahan rupiah dan dolar AS.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK menggeledah tiga ruangan yakni ruang kerja Menag, ruang Sekjen Kemenag, ruang Tata Kelola Birokrasi Kepegawaian.

Selain uang, penyidik juga mengamankan beberapa dokumen terkait rekrutmen pegawai. Setelah menggeledah, penyidik KPK keluar dari Gedung Kemenag membawa dua koper besar berwarna hitam. (ism) 

2 dari 3 halaman

Ingin Segera Masuk ke Ruang Kerja, Menag: Ada Surat Harus Ditandatangan

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengaku telah mendapat informasi proses penggeledahan ruang kerjanya oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah usai. Penyegelan ruangannya pun sudah dibuka. 

" Saya dapat informasi bahwa ruangan saya sudah bisa dibuka lagi dan proses penggeledahan KPK sudah katanya, saya mendapat informasi sudah selesai," ujar Lukman di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Senin, 18 Maret 2019.

Dengan dibukanya segel tersebut, Lukman mengaku ingin segera menyelesaikan beberapa dokumen yang berada di dalam ruang kerjanya itu.

" Saya harus segera memasuki ruangan saya, karena ada beberapa surat-surat yang harus saya tindak lanjuti, harus saya baca harus saya tandatangani," ucap dia.

Lukman mengaku belum mengetahui dokumen apa saja yang dibawa oleh KPK saat penggeledahan.

" Belum tahu (dokumen apa saja). Kan belum masuk," kata dia.

Berdasarkan pantauan Dream, belum terlihat adanya penyidik KPK turun dari ruang kerja Menteri Agama.

3 dari 3 halaman

KPK Geledah Ruang Kerja Menteri Agama

Dream - Setelah menyegel ruang Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah menggeledah ruang kerja Lukman di kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

" Siang ini, dalam rangka penyidikan, tim disebar di Kantor Kementerian Agama dan Kantor PPP," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin, 18 Maret 2019.

 Pintu Kantor Menteri Agama disegel

Pintu Kantor Menteri Agama disegel (Foto: Istimewa)

Febri mengatakan, proses penggeledahan itu saat ini masih berlangsung oleh penyidik KPK guna mendapat petunjuk terkait kasus suap yang menjerat mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, Kakanwil Kemenag Jawa Timur dan Kakanwil Kemenag Gresik.

" Kami percaya pihak-pihak di lokasi akan kooperatif dan mendukung proses ini," ucap dia.

Febri menjelaskan, penggeledahan itu bertujuan untuk mencari barang bukti terkait dugaan kasus suap pengisian jabatan di Kemenag.

" Karena diduga terdapat bukti-bukti yang relevan dengan perkara di lokasi-lokasi tersebut," kata dia.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara