Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Dream - Selain faktor usia, penyakit multifaktologis ditengarai menjadi penyebab utama meninggalnya Sri Paduka Paku Alam IX, wakil gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal itu diungkapkan humas Rumah Sakit Umum Sardjito, Trisno Heru Nugroho melalui sambungan telpon pada Sabtu, 21 November 2015.
" Sakit tua ya biasa karena multifaktologis atau orang awam menyebutnya sebagai penyakit komplikasi," ungkap Trisno.
Trisno mengungkapkan, Sri Paduka Paku Alam IX meninggal pada pukul 15.10. Sebelumnya, beliau telah mengalami sakit sejak 6 November silan dan dirawat di ruang VVIP Amartha yang ditangani tim dokter Karina.
Setelah 10 hari menjalani perawatan, kondisi almarhum tak kunjung membaik. Bahkan pada tanggal 16 November semakin mengalami penurunan secara drastis.
" Kondisi jelek sekali, drop dan memburuk bahkan sampai dibantu dengan alat bantu pernapasan," imbuh Trisno.
Hingga saat ini jenazah sedang berada di ruang forensik untuk menunggu proses penyerahan jenazah ke pihak keraton. Diungkapkan Trisno, jenazah telah dirawat sesuai prosedur yang dilakukan sesuai dengan keyakinan agamanya.
" Sri paduka muslim kita lakukan seperti keyakinan beliau dan malam ini akan kami serahkan kepada keraton untuk selanjutnya diserahkan ke pihak kelurga," lanjutnya menambahkan
Trisno juga menjelaskan jika almarhum sudah mengalami penurunan yang kedua untuk tahun ini. Sehingga dari pihak keluarga pun sudah menerima dengan ikhlas dan siap melepas kepergian almarhum.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya