6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Saba Ahmed, Paling Kanan, Saat Tampil Di The Kelly File (nydailynews.com)
Dream - Seorang Muslimah Amerika Serikat membuat sensasi dengan menggunakan hijab bermotif bendera AS. Aksi itu dilakukan saat menjadi narasumber diskusi di program The Kelly File yang tayang di Fox News.
Pada saat tayangan Rabu, 18 November 2015 itu, muslimah bernama Saba Ahmed itu mengatakan, pemakaian hijab bermotif bendera AS itu karena rasa patriotismenya.
" Saya bangga menjadi warga negara Amerika Serikat. Saya cinta dengan bendera ini. Itulah mengapa saya memakai bendera ini sebagai hijab," jelas perempuan yang juga menjabat sebagai Presiden Koalisi Muslim Republik ini.
Saba menambahkan, dengan menggunakan hijab bermotif bendera AS dirinya ingin menunjukkan Muslim Amerika juga memiliki sikap patriotisme.
" Kami ingin hidup dengan damai. Dan apa yang ISIS lakukan bukanlah representasi dari agama Islam. Kita seharusnya tidak menggeneralisir keburukan sedikit orang,"
Kedatangan Saba dalam acara itu sebetulnya untuk memberikan pendapat atas rencana kontroversial calon presiden Donald Trump. Calon presiden dari Partai Republik itu berencana akan menutup masjid yang terhubung dengan jaringan terorisme.
Meski begitu, berbagai komentar dari netizen pun terus mengalir atas tindakannya. Beberapa netizen mendukung apa yang dilakukan Saba.
" Hijab yang dikenakan Saba meruntuhkan Islamophobia di AS," tulis @Aneska Zharkov.
Tapi tak sedikit komentar yang mengkritiknya. Bahkan cenderung menyudutkannya.
" Ini bukanlah saatnya Muslim mengenakan hijab bermotif bendera AS. Waktunya tidak tepat," tulis Rebecca Boudreux.
(Ism, Sumber: nydailynews)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
