Menggagas Tata Kelola Zakat Dunia

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 19 November 2015 18:40
Menggagas Tata Kelola Zakat Dunia
Para pengelola zakat kerap mengalami kendala terkait fikih dalam menyalurkan zakat. Konferensi zakat internasional akan digelar untuk melahirkan ketentuan fikih kontemporer.

Dream - Pelaksanaan tata kelola zakat yang berjalan selama ini dinilai masih terlalu berorientasi regional. Sementara, dana zakat yang terkumpul seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat muslim di negara belahan dunia lain.

Persoalan ini menjadi kegelisahan bersama para pengelola zakat di dunia. Menyadari hal ini, World Zakat Forum (WZF) akan menggelar konferensi zakat internasional, untuk membahas dan menyamakan pandangan mengenai fikih kontemporer tata kelola zakat yang mendunia.

" Kita perlu memperbarui perkembangan dan terobosan fikih di bidang zakat," ujar Sekretaris Jenderal WZF Ahmad Juwaini dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 19 November 2015.

Konferensi itu nantinya akan melibatkan sejumlah ulama dan pakar fikih seluruh dunia. Pendapat mereka akan dijadikan rujukan dalam tata kelola zakat dunia ke depan.

Juwaini mengatakan, terdapat banyak persoalan terkait tata kelola zakat yang akan dibahas dalam konferensi tersebut. Salah satunya terkait hukum pendistribusian zakat antar negara.

" Dalam persoalan distribusi zakat ke negara lain, misalnya, kita ingin melihat pandangan para ahli fikih terlebih dahulu soal itu. Boleh tidak zakat didistribusikan ke negara lain, untuk membantu warga miskin di wilayah itu," jelasnya.

Selain itu, terdapat persoalan lain terkait besaran dana yang boleh diambil serta digunakan oleh amil dalam mengelola dan menyalurkan zakat. Hal ini menjadi masalah lantaran dalam fikih klasik besaran dana amil tidak disebutkan.

" Utamanya, kita ingin mencari solusi atas masalah yang dihadapi pengelola zakat dari sudut pandang fikih," terang dia. (Ism) 

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie