Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Kumpulan Doa Bulan Ramadan Yang Bisa Diamalkan Sehari-hari (Foto Ilustrasi: Pexels.com)
Dream - Bulan Ramadan sudah seharusnya diisi dengan banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satunya adalah melalui berdoa. Membaca doa di bulan Ramadan bisa mendatangkan pahala yang melimpah dan juga peluang dikabulkan oleh Allah SWT sangatlah besar.
BACA JUGA: Kumpulan Doa Sebelum Puasa Ramadhan Disertakan Arab, Latin, dan Artinya
Ada banyak doa bulan Ramadan yang bisa sahabat Dream amalkan. Misalnya saja doa niat menjalankan puasa Ramadan, doa saat buka puasa, doa saat malam lailatul qadr, dan sebagainya.
Perintah untuk berdoa di bulan Ramadan pun dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad berikut:
" Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang pada setiap hari dan malam (Ramadan), setiap hamba di antara mereka ada doa yang dikabulkan." (HR. Ahmad)
Nah, berikut adalah beberapa doa bulan Ramadan yang bisa kamu amalkan di bulan Ramadan sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.
Sebelum menjalankan puasa Ramadan, sebaiknya sahabat Dream tidak lupa untuk membaca niat. Niat sangatlah penting dan menjadi penentua apakah nantinya puasa tersebut sah di mata Allah SWT.
Berikut adalah bacaan doa niat puasa yang bisa sahabat Dream hafalkan dengan mudah:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin an adaa'I fardhi syahri romadhona haadzihis sanati lillahi ta'alla.
Artinya: " Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah ta'alla."
Doa bulan Ramadan berikutnya yang bisa sahabat Dream amalkan adalah doa menjelang buka puasa. Doa ini berisi permohonan ampunan kepada Allah SWT dan perlindungan dari neraka. Berikut adalah bacaan doanya:
أشْهَدُ أنْ لاَإلَهَ إلاَّ اللهُ أسْتَغْفِرُ اللهُ أسْألُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Asyhadu allailaaha illallah astaghfirullahu as aluka ridlooka wal jannata wa na'uudubika minannaar.
Artinya: " Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah, saya mohon ampun kepada Allah, saya mohon Rida-Mu, Surga-Mu dan selamatkanlah saya dari neraka."
Doa bulan Ramadan yang jangan sampai lupa adalah doa buka puasa. Ya, doa ini bisa dibaca sendiri atau dibaca bersama saat sedang melakukan buka puasa bersama. Hampir setiap umat Islam sudah hafal dengan doa ini. Berikut adalah bacaan doa buka puasa:
اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَّتْ العُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأجْرُ إنْ شَاءَ اللهُ
Allahumma laka sumtu wa alla rizkika aftortu, dahaba dhoma'u wabtalatiluruu, wa tsabatul ajru insha allah.
Artinya: " Ya Allah, aku berpuasa hanya untuk-Mu dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Hilanglah rasa haus, tenggorokan menjadi basah, semoga pahala ditetapkan, insya Allah. (HR Abu Dawud).
Jika sahabat Dream berbuka puasa di tempat orang lain, maka doa inilah yang sahabat Dream baca:
أفْطَرَ عِنْدَكُمْ الصَّائِمُوْنَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمْ اْلأبْرَارَ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمْ الْمَلاَئْكَةُ
Iftar'indakumus shooimuna wa akala tho'aamakumul abrooro wa shallot'alaikumul malaaikatul.
Artinya: " Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang puasa. Orang-orang baik memakan makanan kalian, dan para malaikat mendoakan kalian. (HR. Abu Dawud).
Sholat witir di bulan Ramadan biasanya dilakukan saat sholat tarawih, tepatnya di bagian akhir. Berikut adalah bacaan doa sholat witir yang bisa sahabat Dream amalkan:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّْوْسِ
Subhanl malikil quddus.
Artinya: " Maha Suci Engkau penguasa yang memiliki kesucian. (HR Nasai).
Di bulan Ramadan terdapat momen yang dinamakan dengan malam lailatul qadr atau malam seribu bulan. Di malam inilah, sahabat Dream sebaiknya membaca doa berikut:
اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنَّا
Allahumma innaka affuwu karim tuhibbul afwa fa'fu anna.
Artinya: " Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Dzat yang Maha Pemurah." (HR. Tirmidzi).
Selain beribadah, bulan Ramadan sebaiknya diisi dengan bersedekah. Terutama kepada orang-orang yang tidak mampu. Baik itu berupa uang, barang, atau makanan yang dilandasi dengan keikhlasan. Berikut adalah bacaan doa saat bersedekah yang bisa sahabat Dream amalkan:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbana taqabbal minna innaka antas sami'ul 'alimu.
Artinya: " Tuhan kami, terimalah persembahan dari kami. Sungguh Engkau maha mendengar lagi maha mengetahui." (QS:Al-Baqarah ayat 127).
Itulah beberapa doa bulan Ramadan yang bisa sahabat Dream amalkan. Semoga di bulan Ramadan ini, sahabat Dream bisa meraih pahala yang sebanyak-banyaknya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?