Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Sumber: Shutterstock.com
Dream - Video game sering kali membuat pemainnya menjadi lupa waktu dan kecanduan, terlebih lagi bagi anak-anak usia sekolah. Biasanya orangtua memberi batasan waktu kepada anak-anaknya untuk bermain video game.
Bila aturan itu dilanggar, orangtua akan memberikan hukuman kepada anak yang terus bermain game, seperti menyita gawainya. Namun berbeda kejadiannya dengan seorang anak di China yang ketahuan bermain game oleh sang ayah.
Menurut mStar, seorang tertangkap basah oleh ayahnya sedang bermain video game pada jam satu dini hari. Padahal, besoknya anak itu harus sekolah.
Sebagai pelajaran, sang ayah memberikan hukuman kepada sang anak dengan memaksanya bermain video game tanpa henti.
Dilaporkan bahwa sang ayah sangat kesal ketika mendapati anaknya bermain game di tengah malam yang seharusnya adalah waktu untuk tidur.
Menolak untuk marah, ia malah menyuruh anaknya terus bermain dan tanpa harus tidur. Bahkan, tidak harus sekolah seharian untuk terus bermain.
Maksud sang ayah adalah untuk memberikan pelajaran yang tidak akan terlupakan oleh putranya.

Awalnya, sang anak sempat menikmati hukuman tersebut, dan terus bermain ponsel sambil diawasi oleh ayahnya. Namun, pada jam 7 pagi ia sudah mulai mengantuk dan mencoba untuk meletakkan ponselnya sebelum tidur.
Namun menurut sang ayah, ia juga mengambil cuti kerja untuk memastikan anaknya bisa bermain video game selama mungkin tanpa tertidur.
Ia mengatakan, anaknya sempat beberapa kali tertidur sambil memegang ponsel di tangannya.
Namun, saat sang anak terlelap ia langsung mengejutkan putranya dengan menggerakkan tubuhnya agar sadar kembali.
Sekitar 17 jam kemudian pada pukul 18.30, sang anak memohon kepadanya untuk diizinkan tidur dan berjanji tidak akan bermain video game di ponsel lagi tanpa izin.
Akhirnya, mereka membuat kesepakatan secara tertulis untuk menjadikannya resmi.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol