Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mbah To Kelelahan Dan Tengah Bersandar Di Bahu Jalan (Foto: Brilio.net)
Dream - Pilu rasanya bila melihat sosok Mbah To yang terlunta-lunta di jalan mengingat usianya yang sudah menginjak 78 tahun. Mbah To hidup sebatang kara di Yogyakarta. Keputusannya untuk hijrah dari Madiun ke DIY didasari oleh niat mengubah kehidupan yang lebih baik.
Setiap harinya Mbah To jalan menelusuri sudut kota Jogja demi mencari barang rongsokan yang akan dijual. Upah yang diterima memang tidak seberapa namun masih bisa membeli makanan untuk mengisi perut yang kosong.
“ Nggih le sare namung nemplek-nemplek teng warung nopo toko nek sampun tutup (ya yang tidur hanya di pinggir warung atau toko kalau sudah tutup),” ujarnya menjelaskan bagaimana caranya bertahan hidup di Jogja.
Besar hati ingin kmbali ke pelukan sang istri yang kini berada di Madiun. Tapi apalah daya tubuhnya yang tak lagi sekuat dulu, membuat Mbah To harus bertahan di Jogja lebih lama untuk mengumpulkan tabungan agar bisa pulang ke kampung.
Ingin tahu kisah Mbah to lebih lanjut? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya