Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Lagi Bersih-bersih Gudang, Warga Klaten Diserang Biawak Raksasa
Dream - Sama seperti ular yang suka masuk ke rumah warga, keberadaan biawak juga sangat meresahkan.
Baru-baru ini warga Klaten, Jawa Tengah, dikejutkan dengan serangan biawak saat sedang membersihkan gudang.
Warga bernama Danang Hery Subyantoro mengatakan biawak berukuran raksasa masuk ke gudang rumahnya.

Tidak sampai di situ, ketika ditemukan, biawak tersebut bahkan menyerang anak buah pria 55 tahun itu.
Peristiwa yang cukup mengejutkan itu terjadi Dusun Cokro Kembang, Desa Daleman, Kecamatan Tulung.
Kejadian bermula ketika para pekerja masuk ke dalam gudang untuk melakukan bersih-bersih.
Tak sangka, pekerja menemukan seekor biawak bersembunyi di antara tumpukan ban. Karena kaget, biawak bereaksi dan menyerang pekerja hingga terluka di bagian tangan.

" Biawak pertama kali ditemukan salah seorang pekerja saya di gudang. Karena diserang, pekerja panik lalu memukul, tapi lukanya enggak serius.
" Kemarin langsung saya panggil dokter untuk mengobati luka (serangan) biawak ini," kata Danang.
Tak lama kemudian Danang berhasil menangkap biawak berukuran besar itu. Saat diukur, panjang biawak 1,8 meter dan bobotnya 10 kilogram lebih.

Menurut Danang, hewan yang ditangkapnya itu termasuk biawak raksasa dan langka. Sehingga Danang merasa kecewa ketika pekerjanya sempat memukul. Tapi Danang memakluminya karena pekerjanya panik.
Menurut dugaan, biawak raksasa itu berasal dari Sungai Pusur yang jaraknya sekitar 200 meter dari gudang. Sungai Pusur ini habitat alamnya masih lengkap.
Kemungkinan biawak masuk perumahan warga karena stok pakan di sungai tersebut sudah habis atau menipis. Sehari-harinya, biawak memangsa segala jenis ikan, tikus, ular, dan sebagainya.

Danang yang juga aktivis pencinta lingkungan mengaku sering melihat biawak tapi tidak sebesar ini. Mungkin usia biawak raksasa ini sudah tua.
Fenomena biawak masuk rumah warga menunjukkan adanya gangguan pada mata rantai makanan di habitatnya. Karena itu Danang akan mengajak komunitas pelestari sungai untuk menjaga habitat biawak.
Kata Danang, jika biawak raksasa yang ditangkapnya dalam beberapa hari ini sudah sembuh, dia akan mengembalikannya ke habitat sungai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam