Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Puan Maharani (Liputan6.com/Dok Man)
Dream - Pidato Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri di HUT ke-50 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada 10 Januari 2023 dinilai oleh banyak pihak merendahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Nama Jokowi disebut berkali-kali dalam pidatonya. Sambil tertawa, Megawati mengatakan bahwa nasib Jokowi tidak akan sama, jika tidak diusung oleh PDIP, hingga menyematkan kata “ kasihan”, apabila Jokowi tidak dibantu PDIP.
Narasi Megawati tentang Jokowi tersebut lantas viral dan mendapat kritik dari publik. Banyak yang menganggap Megawati merendahkan Jokowi yang saat ini masih berkuasa menjadi Presiden RI.
" Pak Jokowi itu kayak begitu lho, mentang-mentang. Lah iya, padahal Pak Jokowi kalau enggak ada PDI Perjuangan juga, aduh, kasihan deh," kata Megawati.
Ketua DPR RI Puan Maharani sekaligus anak kandung Megawati membantah penilaian orang-orang yang menganggap Megawati merendahkan Jokowi. Justru dia mengungkap Megawati sangat menyayangi Presiden Jokowi.
" Kalau tahu, Ibu Mega itu sayang banget sama Pak Jokowi. Dan tentu saja hormat sekali sama Pak Jokowi sebagai presiden," kata Puan Maharani dalam acara Rosi, dikutip dari YouTube Kompas TV, Sabtu, 14 Januari 2023.
Puan menyebutkan bukti Ibundanya benar-benar menyayangi Jokowi. Pasalnya, sang bunda akan berdiri di depan saat Jokowi di-bully.
" Bahkan (Megawati) sampai (mengatakan), enggak apa-apa saya di-bully karena saya mau belain Pak Jokowi. Itu kalau bukan sayang dan hormat, apa (namanya?)," kata Puan.
" Kenapa di acara PDI Perjuangan bicaranya seperti itu, karena kan acara internal, dianggap semuanya itu anak-anaknya,” tambahnya.
Menurut Puan, Megawati mempresentasikan diri di internal PDI-P sebagia seorang ibu dan pemimpin partai.
Puan menyebut awal pidato, Megawati menanyakan soal kerinduannya kepada seluruh anggota partai termasuk Presiden Jokowi.
" Makannya awal-awal pidado Ibu Mega mengatakan kangen nggak dengan Ibu? Kangen, Kangen nggak dengan Ibu? Kangen, bener? Kangen. Artinya kan Ibu Mega itu selain Ketua Umum mau membawakan dirinya bahwa Ibu kalian kepada anak-anaknya," tuturnya.
Wanita yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini menegaskan bahwa tidak ada tujuan merendahkan dalam pidato Megawati.
Karena pada dasarnya Megawati berharap Jokowi bisa sukses menjadi presiden dengan tugas-tugasnya.
" Jadi bukan ada rasa mau merendahkan atau sepertinya enggak hormat, itu justru kebalikan. Orang-orang yang punya pemikiran begitu itu pikirannya cuma yang negatif," tuturnya.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa