Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Pria Meninggal (Foto: Shutterstock)
Dream - Kejadian tak terduga menimpa pria bernama Epin Supriatna, 50 tahun. Ia diketahui meninggal secara mendadak saat akan menyembelih kambing di Kp Gunung Dongkol, Duka Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Jumat 31 Juli 2020. Korban meninggal dunia diduga sakit .
Ketua panitia kurban kampung tersebut, Mamun, 68 tahun mengemukakan, Epin memang biasa diberi tanggung jawab untuk menyembelih hewan, baik momen Idul Adha maupun acara lainnya.
" Almarhum memang sudah biasa menyembelih hewan kurban setiap Idul Adha," jelas Mamun, dikutip dari Instagram @warung_jurnalis, Sabtu 1 Juli 2020.
Mamun mengemukakan, peristiwa tersebut terjadi begitu saja. Kala itu, dia menjelaskan, proses penyembelihan hewan kurban sedang dilaksanakan seperti biasa.
Pada tahun ini, ada satu ekor sapi dan tiga ekor kambing yang akan disembelih. Untuk urutan pertama penyembelihan, hewan kurban berupa sapi yang dipotong oleh panitia. Ketika itu, proses penyembelihan berlangsung normal.
Kemudian disusul dengan menyembelih kambing. Penyembelihan kambing pertama pun berjalan normal, tidak ada masalah.
Namun, saat akan menyembelih kambing kedua, korban yang hendak memotong leher hewan kurban menggunakan golok tiba-tiba jatuh pingsan.
" Warga yang lain langsung menolong. Sepertinya langsung meninggal, tapi untuk pasti dibawa di rumah sakit. Hasilnya memang meninggal dunia," katanya.
Menurut Mamun, sebelum akan menyembelih hewan korban, Epin dikabarkan sedang sakit.
Ketika peserta kurban dan panitia mengadakan rapat pada malam takbiran, almarhum Epin menyatakan kesanggupannya untuk menyembelih hewan kurban.
" Paginya saya pastikan, dia bilang kuat. Tapi namanya juga sudah takdir," kata dia.
Sementara Kakak korban, Aan (60) mengatakan, adiknya memang terbiasa menyembelih hewan kurban, saat Idul Adha maupun untuk warga yang hendak hajatan.
Berikut videonya:
View this post on InstagramA post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis) on
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam