Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Layanan Moda Raya Terpadu (MRT) sempat terhenti akibat guncangan gempa, Jumat, 2 Agustus 2019.
Seorang penumpang MRT, Bernandus Wijayaka, merasakan gempa di Stasiun ASEAN. Saat gempa berlangsung, layanan MRT sempat terhenti. Penumpang saat itu tidak terlalu ramai.
" Sekitar lima menitan," ucap Bernadus, dilaporkan Liputan6.com.
Menurut Bernadus, gempa yang berpusat di Banten itu sempat menimbulkan kepanikan di Stasiun ASEAN. Namun penumpang yang diketahui mengalami panik berat hanya dua hingga tiga orang.
Bernadus mengatakan, masih merasakan trauma akibat gempa yang baru terjadi. " Masih kayak terasa goyang," kata dia.
Dream - Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo berpusat di Banten dirasakan sejumlah masyarakat di wilayah di Jabodetabek dan Bandung. Dilaporkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa berpotensi tsunami.
#Gempa Mag:7.4, 02-Aug-19 19:03:21 WIB, Lok:7.54 LS,104.58 BT (147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedalaman:10 Km, Potensi tsunami utk dtrskn pd msyrkt #BMKG pic.twitter.com/IjXDhOzL98
— BMKG (@infoBMKG)August 2, 2019
Gempa tersebut tercatat terjadi pukul 19.03.21 WIB. Lokasi gempa berada di 7.54 LS,104.58 BT
" 147 kilometer barat daya Sumur, Banten," kata BMKG.
#Gempa Mag:7.4, 02-Aug-19 19:03:21 WIB, Lok:7.54 LS,104.58 BT (147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedalaman:10 Km, Potensi tsunami utk dtrskn pd msyrkt #BMKG
— BMKG (@infoBMKG)August 2, 2019
Berdasarkan pemantauan EMSC @LastQuake, gempa terpantau berkekuatan 6,9 magnitudo.
Major #earthquake (#gempa) shakes Southwest of Sumatra, Indonesia 8 min ago. Map of eyewitnesses' felt reports: pic.twitter.com/M6Q8792Woq
— EMSC (@LastQuake)August 2, 2019
Berdasarkan pemodelan sejumlah kota di Banten dan Lampung, Bengkulu, dan Sumatera berpotensi terdampak tsunami. Diantaranya,
- Pandeglang bagian selatan, Banten, siaga
- Pandeglang Pulau Panaitan, Banten, siaga
- Lampung barat pesisir selatan Lampung, siaga
- Pandeglang bagian utara, Banten, waspada
- Lebak, Banten, waspada
- Tanggamus Pulau Tabuan, Lampung, waspada
- Sukabumi Ujung Genteng, Jawa Barat, waspada
- Tanggamus bagian timur, Lampung, waspada
- Lampung Selatan, Kep Krakatau, Lampung, waspada
- Lampung Selatan, Kep Legundi, Lampung, waspada
- Lampung barat pesisir tengah, Lampung, waspada
- Lampung barat pesisir utara, Lampung, waspada
- Bengkulu utara Pulau Enggano, Bengkulu, waspada
- Kaur, Bengkulu, waspada
- Lampung selatan Kepulauan Sebuku, Lampung, waspada
- Bengkulu selatan, Bengkulu, waspada
- Serang bagian barat, Banten, waspada
- Seluma, Bengkulu, waspada.
Dream - Gempa magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Banten. Getaran gempa tersebut terasa keras hingga Jakarta.
Menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 19.03 WIB, Jumat 2 Agustus 2019.
Pusat gempa berada berlokasi 147 kilometer arah barat daya Sumur, Banten.
Pusat gempa berada di 7.54 Lintang Selatan, 104,58 Bujur Timur, pada kedalaman 10 kilometer.
BMKG mengeluarkan peringatan potensi tsunami. " Potensi tsunami untuk diteruskan kepada masyarakat," demikian bunyi peringatan BMKG melalui Twitter.
Gempa trsebut membuat warga Jakarta panik. Banyak orang berhamburan dari gedung-gedung tempat mereka bekerja.
Getaran gempa terasa cukup lama di Tebet Barat, Jakarta Selatan. Sehingga banyak orang keluar rumah.
#Gempa Mag:7.4, 02-Aug-19 19:03:21 WIB, Lok:7.54 LS,104.58 BT (147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedalaman:10 Km, Potensi tsunami utk dtrskn pd msyrkt #BMKG pic.twitter.com/IjXDhOzL98
— BMKG (@infoBMKG)August 2, 2019
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya