Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mega Iskanti (Foto : Dok Instagram Mega)
Dream - Setelah mengikuti kegiatan sosial di Garut, Jawa Barat,, blogger dan selebgram Mega Iskanti mengaku lebih bersyukur dengan apa yang dimiliki sekarang. Mahasiswa Universitas Padjajaran ini mengaku melihat masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan.
" Waktu itu aku bakti soasial di daerah Garut. Di sana seminggu tinggal di rumah warga. Di situ bikin acara buat warga, membuat pengobatan gratis, mengajar anak-anak SD, bikin lomba buat anak daerah itu. Jadi kita nyentuh langsung ke masyarakat," kata Mega Iskanti ditemui di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Rabu 14 Juni 2017.

Lulusan SMA Negeri 14 Bandung ini mengaku memiliki pengalaman luar biasa dari kegiatan sosial itu. " Kegiatan itu sudah lama, tapi tu sangat berkesan karena aku terjun langsung ke masyarakat," ucapnya.
Menurut Mega, kawasan Garut yang dia kunjungi bersama teman-temannya memang sangat jauh dari keidupan mewah, seperti kota besar. Bahkan termasuk desa tertinggal dalam hal kesehatan dan pendidikan.
Dari pengalaman itu pula, Spoke Person Wardah ini sadar masih banyak orang-orang yang membutuhkan. " Ini daerah yang kurang terjamah dalam bentuk kesehatan. Mereka butuh ulur tangan kita. Yang pasti kita bisa belajar jangan melihat ke atas terus karena banyak orang-orang yang sebetulnya masih banyak orang yang perlu kita bantu. Banyak orang di bawah yang jauh dari kita," ungkapnya.

Mega mengatakan, pengalamannya di bidang sosial membuatnya lebih memaknai hidup dengan bersyukur. Dia percaya sebagian rezeki yang didapat ada rezeki untuk orang lain. Maka dari itu ia melakukan kegiatan sosial itu bersama teman-temannya sekitar lima tahun itu.
" Melihat seperti itu, jadi membuat aku jauh lebih bersyukur apa yang sudah kita punya sekarang. Menurut saya setiap rezeki kita ada rezeki untuk orang lain. Jadi berbagi itu harus. Karena setiap rezeki yang kita dapat ada rezeki orang. Jadi lebih bersyukur pastinya," tuturnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya