6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Foto: Oh Bulan.
Dream - Membesarkan anak di zaman mileneal saat ini bukanlah perkara yang mudah. Banyak orang tua yang pergi pagu buta dan pulang larut malam. Semua dilakukan agar nafkah keluarga terjamin.
Namun, ada satu hal yang sering dilupakan orang tua saat beribadah mencari nafkah. Apa itu?
Anak. Para orang tua kerap lupa jika si kecil, buah hati kita, tetap membutuhkan belaian kasih sayang. Tak harus dengan bermain ke mal atau keluar kota. Cukup dengan bercengkrama bersama orang tua, mereka sudah bahagia.
Tapi apa yang sekarang banyak terjadi. Orang tua di rumah sibuk dengan Ponsel mereka. Hidup serasa kurang tanpa kehadian gawai. Padahal buah hati sudah lima hari menunggu orang tuanya bermain di akhir pekan.
Sebuah kisah nyata dari Malaysia ini mungkin akan membuat Sahabat Dream menitikan air mata. Merasa bersalah kepada buah hati.
Diketahui, seorang anak selalu menyembunyikan handphone milik ibunya ketika sedang bersama. Sampai ketika sang ibunda sibuk mencari handphone dan tidak menemukannya, ia pura-pura menangis meratapi hilangnya gadget kesayangan.
Tiba-tiba ada secarik kertas berisi tulisan Haikal, anaknya yang menulis "Sorry Mama, Haikal love Mama,"
"Mama jangan menangis, Haikal hanya bercanda," kata Haikal yang melihat Ibunya menangis. "Nah ini HP mama,"
"Makasih sayang, jangan disembunyikan lagi ya. Banyak kerjaan di HP mama ini," kata Ibunda Haikal.
Lalu, Haikal hanya terdiam. "Sebenarnya, Haikal gak suka mama selalu pegang HP, Haikal mau mama juga pegang Haikal, bercanda dengan Haikal, kenapa mama hanya mengurusi HP saja,"
Mendengar jawaban sang anak, Ibunda Haikal langsung memeluk erat anaknya sambil menangis.
Rasa sayang Haikal kepada Ibundanya juga dirasakan oleh Melvy yang sudah menganggap Ibu Mira sebagai orang tua kandungnya. Bahkan Melvy selalu mengingatkan Ibu Mira agar tidak lupa mengonsumsi obat.
Sebenarnya Ibu Mira sakit apa ya? Saksikan kisah selanjutnya di Rumah Kos Ibu Mira di bawah ini....
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
