Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Muhadjir Efendy (Instagram)
Dream – Pemerintah menambah cuti bersama untuk Natal tahun 2023. Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, tanggah 26 Desember tahun depan ditetapkan sebagai hari libur Bersama.
“ Kemarin kan baru kita putuskan bahwa tahun depan itu ada tambahan untuk natal tambahan 1 hari untuk libur bersama. Tahun ini belum," kata Muhadjir Effendy, dikutip dari merdeka.com, Sabtu 17 Desember 2022.
Muhadjir mengaku telah menyiapkan banyak hal untuk keputusan tersebut. Dia sudah berkoordinasi dengan sejumlah Menteri terkait keputusan ini, mulai Menparekraf, Menhub, Menteri PUPR, dan Menteri Agama.
“ Menteri Agama nanti yang berkaitan dengan ibadah, terutama untuk umat Kristiani, kemudian untuk Menparekraf Pak Sandi yang menyiapkan destinasi wisatanya terutama untuk perayaan tahun baru sama event,” ucapnya.
Muhadjir membebaskan masyarakat merayakan libur Natal dan tahun baru karena kasus Covid-19 sudah rendah. Tapi dia tetap mengingkatkan agar tetap menjalankan protokol kesehatan.
“ Jadi nanti event juga dibebaskan, dibolehkan semua mulai karnaval, pesta musik, pokoknya semua dibebaskan yang baik-baik tapi kalau yang enggak baik enggak boleh,” ujar Muhadjir.
“ Sehingga kita percaya dirilah untuk perayaan natal dan tahun baru tahun 2022-2023 ini akan kita lakukan semeriah mungkin tetapi juga tetap waspada karena kita berada di tengah-tengah suasana yang belum nyaman dalam keadaan Covid-19,” imbuh dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya