Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Nasib tragis dialami Traci. Ibu 54 tahun asal Chattanooga, Tennessee, Amerika Serikat, itu tewas setelah dibunuh oleh anaknya, Garrett Behlau.
Detik-detik peristiwa pembunuhan sang ibu oleh remaja 19 tahun tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di rumah. Peristiwa itu disaksikan langsung oleh suami Traci, yang juga ayah Garrett.
Pada Rabu sore itu, suami Traci memang sedang tak ada di rumah. Dia pergi ke luar kota yang jaraknya delapan jam perjalanan darat.
Dari kejauhan itu, sang suami memantau kamera CCTV yang terpasang di dalam rumah dan melihat istrinya dicekik sampai tewas oleh sang anak.
Melihat peristiwa itu, sang suami menelepon polisi Chattanooga pada pukul setengah tiga sore. Dia melapor telah melihat anaknya mencekik sang istri hingga tidak bernyawa lagi.
Melalui CCTV itu, sang suami melihat anaknya menyeret Traci hingga keluar dari jangkauan kamera. Petugas yang tiba di tempat kejadian menemukan Garrett sedang duduk di lantai kamar tidurnya.
Ketika polisi menanyakan keberadaan ibunya, Garrett memberi tahu mereka bahwa ibunya ada di hutan terdekat.
Polisi pun segera melakukan pencarian dan menemukan jasat Traci. Tragisnya, perempuan bernama asli Theresa Behlau sudah tewas, kepalanya telah ditutup dengan bungkus plastik.
Polisi kemudian melihat kamera pemantau untuk menyelidiki kasus itu. Dalam rekaman terlihat Garrett mencekik ibunya, menyeret tubuhnya, lalu kembali tisu untuk membersihkan jejak kejahatannya.
Tetangga mengatakan bahwa remaja itu hidup dengan autisme. Para tetangga mengaku sebenarnya sudah berusaha membantu perawatan Garrett.
Namun, upaya itu tidak berhasil karena mereka menilai sistem kesehatan mental di negara bagian itu sangat buruk. " Ini menyebalkan," ujar Lissa Dearing, salah seorang tetangga.
Penyelidik kemudian menemukan handuk kertas di tempat sampah di rumah keluarga tersebut.
Garrett Behlau sekarang menghadapi banyak dakwaan, termasuk pembunuhan kriminal, penyalahgunaan mayat, dan merusak bukti.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya