Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Merdeka)
Dream - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan meminta, agar seluruh pihak yang menangani kasus Covid-19 di Indonesia saling bekerja sama, bersinergi dan bersatu.
Menurutnya, sikap tersebut dapat membantu negara cepat pulih akibat pandemi. Dirinya pun memberi contoh negara seperti Jerman, Taiwan, dan Rusia yang dikategorikan sebagai negara yang cepat dalam penanggulangan pandemi karena bersinergi.
" Saya baca sedikit analisa, Jerman jadi negara yang paling cepat menangani Covid-19 dengan alasan, mereka melakukan sinergi yang padu. Jerman, Taiwan, Rusia, jadi negara yang bisa cepat recovery," ujar Luhut dalam sambutannya di Penandatangan Kerja Sama dalam rangka Pemulihan Ekonomi, Senin 27 Juli 2020.
Luhut menegaskan, saat ini bukanlah waktu untuk saling menyalahkan. Kekompakan merupakan hal yang penting dilakukan, dengan begitu, pemulihan ekonomi serta kesehatan dapat berjalan beriringan.
" Jadi kita harap kita padu, kompak dan bersinergi, jangan ada salah-salahan kita merasa paling baik, kita saling perbaiki," tegasnya.
Lebih lanjut, berbagai progam yang telah dicanangkan pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi diharapkan bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik dan tidak terperosok, salah satunya dengan menempatkan dana di bank pembangunan daerah (BPD).
Penempatan dana sebesar Rp 11,5 triliun tersebut diharapkan bisa membantu dunia usaha di daerah segera bangkit dari dampak pandemi Covid-19.
" Daerah-daerah kita lihat DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur semua mengalami penurunan pendapatan daerah. Diharapkan penyaluran kredit Rp 11,5 triliun ini berjalan baik dan penyaluran kredit BPD semakin banyak," pungkasnya.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya