Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Dream - Kepolisian Republik Indonesia akhir-akhir ini sering mendapat ancaman dari para teroris. Salah satunya bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta Selasa Pagi yang mengakibatkan anggota Provos terluka.
Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan saat ini telah terjadi pergeseran sasaran yang dilakukan oleh pelaku terorisme. Menurut dia, semula ancamannya itu menyisir lokasi hanya yang berbau asing.
" Semula kan ancaman dari teroris ini lokasi menyerang lokasi-lokasi atau hal-hal berbau asing atau barat, beberapa waktu ke belakang ada pergeseran termasuk kepolisian," kata Agus di Mabes Polri, Selasa, 5 Juli 2016.
Agus menegaskan hal tersebut tidak mengurangi pelaksanaan tugas polisi dalam pelayanan terhadap masyarakat, termasuk dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik.
Agus menilai, pergeseran tersebut terjadi disebabkan polisi dianggap menjadi penghalang aksi para teroris.
" Selama ini polisi dianggap menjadi penyebab atau penghalang tujuan yg ingin mereka capai," ucap dia.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya