Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad (Malaysiakini/Koh Jun Lin)
Dream - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad mendesak Barisan Nasional (BN), faksi politik yang dominan di parlemen, untuk mengeluarkan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Najib Razak, PM Malaysia sekarang.
" BN tidak akan jatuh setelah Najib berhenti. BN tetap akan menjadi partai mayoritas," ujar Mahathir.
Mahathir menegaskan kepemimpinan Najib membawa sejumlah masalah di Malaysia. Masalah yang dimaksud antara lain ringgit dan saham semakin terpuruk, biaya hidup semakin meningkat, utang nasional akan membengkak dan tidak dapat dilunasi, pengangguran akan meningkat dan miliaran uang rakyat akan disalahgunakan.
" Ini yang akan dihadapi rakyat Malaysia karena Najib," kata dia.
Mahathir merupakan salah satu tokoh yang begitu keras melancarkan kritik terhadap pemerintahan Najib. Dia sendiri turut dalam demonstrasi besar-besaran selama dua hari di akhir pekan yang digelar organisasi Bersih.
Dia menyatakan aksi tersebut merupakan cara terakhir untuk memaksa Najib meletakkan jabatan. Dia menilai Najib telah membuat kesalahan besar dengan membubarkan institusi kerajaan yang bertugas melindungi hak rakyat.
" Semua cara untuk menyidik kasus 1MDB dan 2,6 miliar ringgit (setara Rp9,6 triliun) dalam rekening pribadi Najib sudah tidak ada lagi," ungkap dia.
" Hanya dengan kekuatan suara rakyat dibantu mosi tidak percaya Dewan Rakyat saja yang bisa menjatuhkan Najib dan menyelamatkan negara dari korupsi," lanjut dia.
Atas dasar itulah, Mahathir memutuskan untuk ikut demonstrasi pada Sabtu dan Minggu, 29 dan 30 Agustus lalu. " Oleh karena itu, saya terpaksa melibatkan diri dalam demonstrasi yang digagas Bersih bertema singkirkan Najib karena korupsi," ungkap dia.
Tetapi, langkah Mahathir ternyata tidak mendapat dukungan dari beberapa pejabat partai BN, Abdul Rahman Dahlan. Ketua bidang Komunikasi Strategis BN itu menyebut Mahathir tampak hanya sebagai orang yang tengah marah.
" Jika marah, Anda cenderung mengatakan hal yang keliru," ungkap Abdul.
Sumber: malaysiakini.com
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi