6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
RFID Dan Stick Holder Untuk Memonitor Stok Sapi Kurban (Dream/ Ervina Anggraini)
Dream - Sadar dengan persaingan bisnis yang kian ketat, Haji Doni pun berupaya menghadirkan beragam inovasi. Selain memperbantukan beberapa karyawan perempuan sebagai tenaga pemasaran hewan kurban, ia pun mengadopsi perkembangan teknologi untuk bisnisnya.
Kunjungannya ke Australia, Selandia Baru, dan Jerman membuahkan sebuah pengalaman berharga bagi bisnisnya. Adopsi teknologi berupa penggunaan RFID (radio-frequency identification) dan stick holder membuat Haji Doni menginvestasikan uang miliknya untuk alat canggih ini.
Pebisnis berusia 49 tahun ini mengaku merogoh kocek sekitar Rp 40-80 juta untuk sebuah alat scanner RP ID dan stick holder. Disebutnya kedua alat tersebut saat ini sudah ada versi buatan China, sehingga harganya sudah lebih terjangkau.

" Stick holder untuk menyimpan data keluar masuk sapi, alat ini terintegrasi dengan komputer kami. Sementara kalau RFID untuk melabeli setiap sapi berupa kombinasi nomor tertentu, alat ini dipasang ditelinga sapi jadi tiap sapi punya kombinasi nomor yang beda-beda," kata Haji Doni secara eksklusif kepada Dream, beberapa saat lalu.
Saat mensimulasikan cara kerja RFID, Haji Doni menyebut jika alat ini membantu memudahkan ia memonitor jumlah penjualan dan keluar masuk stok sapi. Dengan menggunakan koneksi Bluetooth, alat ini akan otomatis mentransfer dan memonitor sapi yang telah ditempelkan tag khusus.

" Keberadaan alat ini memudahkan tim bagian pemasaran memantau harga sapi sesuai dengan nomor yang ada di tag di bagian telinga sapi. Jadi nggak perlu bolak balik buku lihat harga untuk jenis sapi tertentu, cukup ketikkan nomor sapi pakai tablet nanti keluar info harga dan stoknya," ungkapnya.
Perempuan bagian pemasaran memang dibekali tablet yang terkoneksi internet. Pelanggan juga bisa memantau sendiri informasi mengenai ketersediaan sapi sesuai anggaran dan harga jual sapi di harga.mallsapiqurban.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
