Selamatkan Hewan Kurban Betina lewat ACT Wakaf Qurban

Reporter : Kusmiyati
Senin, 29 September 2014 09:30
Selamatkan Hewan Kurban Betina lewat ACT Wakaf Qurban
Kekhawatiran soal jumlah hewan qurban yang ada di pelosok negeri, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memperkenalkan progrm wakaf qurban.

Dream - Tingginya minat masyarakat muslim Indonesia membuka peluang bagi lembaga penghimpun Zakat untuk mencari solusi-solusi yang sederhana namun tetap sesuai syariat Islam. Di tengah harga hewan yang terus naik, solusi hewan kurban dengan harga lebih murah tentunya menjadi pilihan yang membawa kabar gembira.

Vice President Philanthropy Netwesarork Departement Aksi Cepat Tanggap (ACT) sekaligus Direktur Marketing Global Qurban ACT, Ibnu Khajar, mengakui kaum muslim yang berminatt berkuran namun memiliki keterbatasan dana memang cukup banyak.

" Banyak sekali yang berniat qurban tetapi dananya tidak cukup jadinya kami tawarkan kemudahan lewat program sedekah qurban," katanya dalam wawancara dengan Dream.co.id. 

ACT mengaku telah memiliki sejumlah program kurban bagi masyarakat dari berbagai lapisan. Untuk tahun ini saja, ACT menggelar program kurban mulai dari sedekah qurban, qurban di awal waktu dan ada juga yang diberi nama wakaf qurban.

Program ini bertujuan untuk mencari jalan keluar atas masalah-masalah terkait hewan qurban di seluruh pelosok dalam dan luar negeri.

" Oktober lalu juga kami sudah menginformasikan namanya Qurban di Awal Waktu, harganya lebih murah sekitar Rp 1,1 sampai 1,5 juta. Maksudnya untuk disalurkan kepada peternak hewan qurban yang nantinya hewannya akan kami beli," kata Ibnu.

Sementara untuk program terbarunya, ACT akan menggelar wakaf Quran yang akan diluncurkan November atau Desember tahun ini. " Insya Allah kami akan meluncurkan Wakaf Qurban di akhir tahun 2014 ini. Dan akan dijalankan tahun 2015 nanti," kata ayah dari dua orang anak ini.

Ibnu menjelaskan program ini dilatarbelakangi kekhawatiran soal jumlah hewan qurban yang ada di pelosok negeri. Para peternak selama ini seringkali menyembelih hewan kurban betina dibandingkan jantan. Padahal hewan betina diharapkan bisa menjadi indukan untuk melahirkan hewan-hewan baru.

" Khawatir jumlah yang akan terus berkurang makannya program wakaf qurban kami kenalkan ke masyarakat," ujar Ibnu.

Lewat Wakaf Qurban, ACT bergarap kemajuan ekonomi bagi para peternak akan semakin meningkat sementara para penguran Insya Allah akan terus mengalir pahalanya.

Beri Komentar