Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Apa Masyarakat Taiwan Memborong Tisu? (Foto: World Of Buzz)
Dream – Peristiwa aneh terjadi di Taiwan. Masyarakat Taiwan menyerbu supermarket dan pusat perbelanjaan untuk membeli tisu toilet, tisu kotak, dan kertas dapur.
Ada rumor yang menyebutkan harga tisu akan melonjak.
Dilansir dari World of Buzz, Jumat 2 Februari 2018, kelangkaan pasokan berdampak kepada pasokan tisu di Taiwan setelah media lokal mengabarkan harganya akan melonjak.
Situasi diperparah setelah Perdana Menteri Taiwan, Lai Ching-te, mengimbau masyarakat untuk tidak menimbun tisu.

Panic buying di kalangan masyarakat Taiwan itu terjadi ketika sebuah pabrik tisu toilet mengumumkan harga produknya akan naik 10-30 persen mulai pertengahan Maret. Alasannya, harga bubur kertas di pasar internasional meroket karena kebakaran hutan di Kanada dan gangguan produksi di Brazil.
Hasilnya? Masyarakat menyerbu supermarket dan memborong tisu-tisu di rak tisu. Lebih dari seminggu, rak tisu di supermarket kosong melompong. Ini membuat supermarket mengumumkan kehabisan tisu.

Pembeli lainnya memilih berbelanja di toko online. Mereka tak sepenuhnya beruntung. Ritel online juga kekurangan pasokan karena penjualannya laris-manis.
Selama tiga hari, ritel online mampu menjual tisu dengan total lima juta pak tisu toilet. Penjualanya meningkat 22 kali dari hari biasa.
Harganya? Jangan ditanya. Saat ada isu kelangkaan, harga satu pak yang berisi 12 tisu toilet meroket dari 200 dolar Taiwan (Rp93.859) menjadi 260 dolar Taiwan (Rp122.017).
Masyarakat Taiwan berlomba-lomba membeli tisu toilet sebelum harganya naik. Mereka takut kehabisan barang. Ada juga yang membeli untuk berjaga-jaga.

Lai Ching-te meminta masyarakat untuk tidak panik. Kementerian Perdagangan Taiwan menginvestigasi rumor kelangkaan tisu, terutama tisu toilet. “ Kami meminta masyarakat untuk tidak panik. Pasokannya cukup,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya