Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Satu mayat pria membuat heboh warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Mayat itu ditemukan ketika polisi sedang menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan jasad wanita yang bersimbah darah.
Identitas mayat pria itu diketahui sebagai S, sementara jasad wanita berinisial M. Dua mayat ini merupakan suami istri.
Ketua RW.05 Desa Kembang Kuning, Yusnadi, mengatakan muncul dugaan S mengakhiri hidupnya usai membunuh istrinya sendiri. Terbukanya sumur menjadi pemicu munculnya dugaan tersebut.
" Soalnya sumur sudah terbuka terus pas disenterin polisi ternyata ada mayat kelihatan punggungnya," ujar Yusnadi.
Kecurigaan warga dikuatkan temuan sandal dan motor milik S. Juga suasana di dalam rumah S yang gelap lantaran lampu mati saat kejadian.
" Lampu juga mati dan sumur sudah terbuka, sebelumnya kan tertutup," ucap dia.
Untuk mengangkat jasad S, polisi melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor. Mayat S akhirnya bisa dievakuasi pada pukul 16.30 WIB.
Anggota Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Sapudin, mengatakan proses evakuasi dijalankan dengan membongkar sebagian dinding sumur. Sehingga alat bisa diturunkan ke dalam sumur.
" Kita terima laporan dari Polsek (Klapanunggal) sekitar 15.30 WIB, terus pukul 16.00 WIB kita evakuasi sekitar 30 menitan kita berhasil angkat," ucap Sapudin.
Saat dievakuasi, kata dia, mayat S dalam keadaan membungkuk. Kepala dan kaki menghadap ke bawah sementara punggung berada di atas permukaan air.
Menurut Sapudin, kemungkinan S sudah meninggal selama 2 hari. Sebab kondisi mayatnya sudah membengkak.
" Perkiraan sih sudah dua harian di situ (dalam sumur) soalnya sudah membengkak," ucap Sapudin, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya