Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Melihat Sisi Lain Dunia Kepolisian Indonesia

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 21 Agustus 2019 13:42
Melihat Sisi Lain Dunia Kepolisian Indonesia
Diramaikan oleh artis terkenal.

Dream - Mendengar kata Kepolisian, masih banyak masyarakat yang mengidentikan dengan rasa segan bahkan takut. Padahal, polisi yang memiliki tugas mengayomi juga menyimpan sisi lain.

Melalui festival film pendek, masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat dunia Kepolisian. Police Movie Festival 6 merupakan kompetisi perfilman yang diselenggarakan Kepolisian Republik Indonesia, Divisi Humas Polri dengan menyertakan unsur Kepolisian yang tepat di setiap film pendek atau animasi yang masuk.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, Police Movie Festival merupakan wadah bagi para pembuat, sineas dan masyarakat sebagai salah satu media untuk mempererat hubungan publik dengan Polri.

" Kami ingin mendapatkan cinta dan kepercayaan dari masyarakat. Karena kami adalah pelayan masyarakat. Senjata kami melakukan proses penegakan hukum adalah bantuan dan restu dari masyarakat. Melalui film pendek ini kami ingin Kepolisan ke depannya tampil lebih sipil dan dekat dengan masyarakat," kata Irjen Mohammad Iqbal dalama keterangan tertulis, Rabu 21 Agustus 2019.

Dia menambahkan, festival film lebih dekat dengan masyarakat. Maka itu, dia ingin masyarakat dapat melihat sisi lain dari Kepolisian, dan jarang diketahui masyarakat.

1 dari 2 halaman

Monty Tiwa, sutradara dan juri Police Movie Festival 6 mengatakan, dalam setiap festival film selalu saja dimunculkan keunikan tersendiri. Salah Satunya Festival Film Bandung yang mengutamakan sisi budaya. Tetapi, berbeda dengan Police Movie Police. Ini menjadi satu-satunya festival film di dunia yang mengangkat kisah Kepolisian.

" Seluruh dunia memiliki festival film. Di Kanada, AS, Jepang, dan lainnya memiliki keunikan. Tetapi, sejak saya kerja di perfilman baru kali ini ada festival yang mengangkat kisah Kepolisian. Festival ini memiliki tema spesifik. Ini bisa mengundang filmmaker di mana saja untuk berkarya. Bahkan bisa mengundang film maker di luar negeri. Mereka bisa kirimkan filmnya ke sini. Ini bisa jadi ajang untuk pertukaran informasi," kata Monty Tiwa.

Ketua Panitia Police Movie Festival, AKP Hasby Ristama menambahkan, festival film pendek ini akan diramaikan oleh artis terkenal yang berperan sebagai juri. Di antaranya, sutradara Monty Tiwa, animator sekaligus pendiri Hellomotion Wahyu Aditya, Chicco Jerikho serta Rio Dewanto sebagai aktor Indonesia. Prilly Latuconsina juga dilibatkan dalam dewan juri.

 

2 dari 2 halaman

Dua Kategori Film

Ada dua kategori film yang diperlombakan. Film pendek dan animasi dengan batas waktu yang ditentukan. Untuk kategori film pendek, maksimal durasi 5-7 menit . Sedangkan film animasi 3 menit.

Batas waktu diberikan sampai 1 Oktober 2019. Setelah itu pengumuman 50 besar disampaikan pada 11 Oktober 2019. Pengumuman 30 besar pada 13 Oktober 2019 dan pengumuman sepuluh besar pada 20 Oktober 2019. Total hadiah Rp150 juta.

" Festival film pendek ini jadi bentuk kredibilitas Polri. Bahkan, tahun depan akan kita siapkan untuk go internasional. Tak hanya untuk menang kompetisi, sineas yang kebanyakan milenial ini juga dapat mengetahui sisi lain dunia Kepolisian," tutur Hasby.

Beri Komentar