Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Letnan Jenderal Doni Monardo
Dream - Letnan Jenderal Doni Monardo kini tak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Posisinya resmi digantikan oleh Letjen Ganip Warsito yang telah dilantik Presiden Joko Widodo pada Selasa, 25 Mei 2021.
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan alasan pergantian dikarenakan Doni sudah memasuki masa purna tugas atau pensiun di kemiliteran.
" Ya, benar, karena Pak Doni akan pensiun pada 1 Juni 2021 sehingga harus diganti dengan perwira tinggi TNI yang aktif," ujar Hadi, dikutip dari Liputan6.com.
Ganip merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 1986. Jenderal bintang tiga kelahiran Magelang, 23 November 1963 itu tergabung di Divisi Infanteri hingga diamanahi posisi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III.
Sebelum dilantik sebagai Kepala BNPB, Ganip dipercaya sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI. Jabatan ini baru dia jalankan selama 3 bulan usai dilantik Panglima TNI pada Februari 2021.
Dream - Presiden Joko Widodo hari ini, 25 Mei 2021 akan melantik Letnan Jenderal Ganip Warsito sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ganip bakal menggantikan Letjen Doni Monardo.
" Iya, penggantinya Ka BNPB yaitu Ganip Warsito," ujar sumber internal Istana, dikutip dari Merdeka.com.
Kabar ini diketahui lewat agenda yang tercantum pada laman wapresri.go.id. Pelantikan diagendakan di Istana Negara.
Ganip baru beberapa bulan menjabat sebagai Kasum TNI setelah dilantik Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto pada Januari 2021. Pelantikan tersebut disahkan lewat Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/80/I/2021 tanggal 26 Januari 2021 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Sebelumnya, Ganip menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III. Dia juga pernah menjabat sebagai Panglima Daerah Militer XIII/Merdeka dan Asops Panglima TNI. (mut)
Dream – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Doni mendapatkan gelar di bidang pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan lingkungan.
Rektor IPB, Arif Satria, mengatakan pemberian gelar doktor kehormaran ini berdasarkan Keputusan Senat Akademik IPB No. 21/IT3.SA/PP/2020 tentang Persetujuan Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) kepada Letjen TNI Doni Monardo dalam, Bidamg Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. IPB menilai Doni piawai dalam mengelola SDA dan lingkungan.
Misalnya, saat membuat program “ Emas Biru dan Emas Hijau” kepada masyarakat Ambon, Maluku. Sekadar informasi, emas biru adalah budi daya hasil laut, sedangkan emas hijau adalah pembibitan.
Arif menilai pengelolaan SDA diperlukan kombinasi proses yang bersifat cultural serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“ Proses governance dalam mengelola SDA akan meredam konflik. Gagasan Emas Biru dan Hijau adalah langkah baik untuk menciptakan stabilitas sosial,” kata dia melalui siaran langsung IPB TV.
Arif juga mengatakan leadership di bidang pengelolaan lingkungan pun diperlukan. Inilah yang menjadi landasan IPB memberikan gelar doktor kehormatan kepada Doni.

Doni merasa senang mendapatkan gelar kehormatan itu. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengusulkan pemberian gelar doktor kehormatan dari IPB.
“ Dari lubuk hati yang terdalam, izinkan saya juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Rektor IPB University, Prof. Arif Satria, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Guru Besar IPB University yang telah menganugerahi saya Doktor Kehormatan dan memfasilitasi saya melaksanakan orasi ilmiah ini,” kata dia.
Doni berjanji akan bertanggung jawab terhadap penghargaan yang diberikan oleh IPB. Dia juga berjanji akan terus konsistem dalam mengelola SDA dan lingkungan di Indonesia.
“ Saya akan mempertanggungjawabkan penghargaan dan kepercayaan yang diberikan IPB University kepada saya. Gelar Doktor Kehormatan ini menjadi energi baru bagi saya untuk terus konsisten membantu menyelamatkan lingkungan dan sumber daya alam Indonesia,” tuturnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya