Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Letnan Jenderal Doni Monardo
Dream - Presiden Joko Widodo hari ini, 25 Mei 2021 akan melantik Letnan Jenderal Ganip Warsito sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ganip bakal menggantikan Letjen Doni Monardo.
" Iya, penggantinya Ka BNPB yaitu Ganip Warsito," ujar sumber internal Istana, dikutip dari Merdeka.com.
Kabar ini diketahui lewat agenda yang tercantum pada laman wapresri.go.id. Pelantikan diagendakan di Istana Negara.
Ganip baru beberapa bulan menjabat sebagai Kasum TNI setelah dilantik Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto pada Januari 2021. Pelantikan tersebut disahkan lewat Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/80/I/2021 tanggal 26 Januari 2021 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Sebelumnya, Ganip menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III. Dia juga pernah menjabat sebagai Panglima Daerah Militer XIII/Merdeka dan Asops Panglima TNI. (mut)
Dream – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Doni mendapatkan gelar di bidang pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan lingkungan.
Rektor IPB, Arif Satria, mengatakan pemberian gelar doktor kehormaran ini berdasarkan Keputusan Senat Akademik IPB No. 21/IT3.SA/PP/2020 tentang Persetujuan Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) kepada Letjen TNI Doni Monardo dalam, Bidamg Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. IPB menilai Doni piawai dalam mengelola SDA dan lingkungan.
Misalnya, saat membuat program “ Emas Biru dan Emas Hijau” kepada masyarakat Ambon, Maluku. Sekadar informasi, emas biru adalah budi daya hasil laut, sedangkan emas hijau adalah pembibitan.
Arif menilai pengelolaan SDA diperlukan kombinasi proses yang bersifat cultural serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“ Proses governance dalam mengelola SDA akan meredam konflik. Gagasan Emas Biru dan Hijau adalah langkah baik untuk menciptakan stabilitas sosial,” kata dia melalui siaran langsung IPB TV.
Arif juga mengatakan leadership di bidang pengelolaan lingkungan pun diperlukan. Inilah yang menjadi landasan IPB memberikan gelar doktor kehormatan kepada Doni.

Doni merasa senang mendapatkan gelar kehormatan itu. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengusulkan pemberian gelar doktor kehormatan dari IPB.
“ Dari lubuk hati yang terdalam, izinkan saya juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Rektor IPB University, Prof. Arif Satria, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Guru Besar IPB University yang telah menganugerahi saya Doktor Kehormatan dan memfasilitasi saya melaksanakan orasi ilmiah ini,” kata dia.
Doni berjanji akan bertanggung jawab terhadap penghargaan yang diberikan oleh IPB. Dia juga berjanji akan terus konsistem dalam mengelola SDA dan lingkungan di Indonesia.
“ Saya akan mempertanggungjawabkan penghargaan dan kepercayaan yang diberikan IPB University kepada saya. Gelar Doktor Kehormatan ini menjadi energi baru bagi saya untuk terus konsisten membantu menyelamatkan lingkungan dan sumber daya alam Indonesia,” tuturnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya