Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Jemaah Haji (Shutterstock.com)
Dream - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan tambahan anggaran operasional haji tahun 2022 sebesar Rp1,5 triliun.
" Dengan adanya tambahan kebutuhan anggaran tersebut kami telah menyampaikan surat pada Ketua Komisi VIII DPR perihal usulan tambahan anggaran operasional haji reguler dan khusus tahun 2022," kata Yaqut dalam keterangan resminya, Senin 30 Mei 2022.
Dia menjelaskan, tambahan Rp1,5 triliun itu salah satunya disebabkan ada aturan baru dari Arab Saudi terkait paket layanan di Masyair, baik Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sebesar Rp 1,463 triliun.
Selain itu, ada kekurangan biaya masyair Petugas Haji Daerah (PHD) dan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sekitar Rp9,187 miliar.
" Biaya masyair jemaah haji reguler jumlah penambahannya Rp1.463.721 741.330,89. Ini beban nilai manfaat keuangan haji dan dana efisiensi haji. Dan biaya masyair PHD dan pembimbing KBIHU jumlahnya Rp9.187.435.980,78" ujar Yaqut.
Kemudian, ada biaya penambahan lainnya yakni technical landing jemaah embarkasi Surabaya sebesar Rp25,7 miliar.
" Biaya technical landing jemaah embarkasi Surabaya Rp25.733.232.000,00. Ini beban nilai manfaat keuangan haji dan dana efisiensi haji," kata Yaqut.
Dream - Indonesia bakal mengirim 99.489 jemaah haji ke Tanah Suci tahun ini. Dari jumlah tersebut, 95.807 calon jemaah sudah melunai biaya haji, sedangkan 3.682 lainnya belum melakukan pelunasan.
" Sehingga secara keseluruhan jumlah jemaah yang sudah melunasi berkisar 96,30 persen," kata Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dikutip dari merdeka.com, Senin 30 Mei 2022.
Jemaah haji Indonesia terdiri dari 92.825 jemaah reguler. Sedangkan calon jemaah haji khusus jumlahnya 6.664 orang.
" Kami perlu laporkan bahwa jemaah haji reguler yang berhak melunasi sejumlah 92.825 jemaah dan yang sudah melunasi 89.715 jemaah, sehingga yang belum melunasi sebanyak 3.110 jemaah atau yang sudah lunas sekitar 96,65 persen," ujar Yaqut.
Sementara, jemaah haji khusus yang sudah melunasi biaya pelaksanaan haji sebanyak 6.092 orang, 572 lainnya belum melakukan pelunasan. " Yang sudah lunas dihitung persentasenya 91,42 persen," tutur Yaqut.
Sebanyak 108.736 dokumen jemaah haji, tambah dia, sudah terverifikasi. Sementara, 94.080 jemaah sudah scan bukti vaksin Covid-19.
" Dokumen yang sudah selesai diverifikasi itu ada sekitar 108.736 dokumen, belum seluruhnya. Kemudian scan vaksin Covid-19 ada 94.080 jemaah atau 86,53 persen dan scan foto 106.816 jamaah atau 98,24 persen," kata Yaqut.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol