Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
(c) Dompet Dhuafa
Keraguan yang sering muncul ketika berniat kurban melalaui lembaga penyalur kurban seperti Dompet Dhuafa adalah kualitas. Wajar saja, orang yang mau berkurban tidak langsung melihat hewan kurbannya. Penyaluran hewan kurban juga lintas pulau, sampai ke daerah-daerah terpencil, sehingga tidak memungkinkan orang yang berkurban untuk melihat langsung hewan kurbannya disembelih.
Namun Dompet Dhuafa menjawab itu semua. Tengah pekan lalu, Dompet Dhuafa mengajak para pegiat media untuk mengunjungi salah satu sentra ternak mitra Dompet Dhuafa. Berada di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Para peserta tur tersebut melihat langsung pengelolaan hewan kurban ala Dompet Dhuafa.
Semua hewan kurban hasil ternak mitra Dompet Dhuafa sudah dipastikan sesuai dengan anjuran syariah. Hewan kurban berupa kambing dan domba dirawat dengan baik, bulu domba dicukur dengan rutin untuk menghindari jamur. Kandang ternak juga dijaga dengan baik kebersihannya. Umur dari hewan kurban juga tak kalah diperhatikan. Untuk kambing atau domba, sudah dipastikan berumur satu tahun atau telah tanggal giginya.
"Semua kambing di sini kita rawat baik, kita mandikan dan kita cukur agar terhindar dari jamur," terang Ayi Rahmat, mitra peternak dari Cianjur.
Bukan hanya memenuhi standar syariah, hewan kurban juga memenuhi standar bobot yang telah ditentukan sendiri oleh Dompet Dhuafa. Hal tersebut untuk memastikan bahwa kualitas hewan kurban benar-benar dirasakan oleh orang yang berkurban. Untuk bobot minimal, kambing dengan bobot minimal 23 kilogram yang diperbolehkan untuk dikurbankan.
Walau kambing telah berumur satu tahun, sehat dan tanpa cacat, tetapi apabila bobotnya kurang dari 23 kilogram, tidak akan dipakai untuk berkurban. Selain itu, semua kambing yang dikurbankan juga merupakan kambing jantan, menyesuaikan dengan sunnah Rasul.
"Kami sangat straight dalam hal kualitas. Walau dalam pengecekan berat badannya itu 22,99kg, tetap kita tidak loloskan. Ini untuk mengajarkan komitmen kepada mitra. Karena pelanggan adalah prioritas kami. Standar di Dompet Dhuafa sesuai syariah, tapi ditambah dengan standar bobot 23kg dari kami. Semua pun juga berjenis kelamin jantan," terang SPV Progam Community Development, Dompet Dhuafa, Muhammad Saifullah.
Demi memastikan kurban yang disalurkan sesuai dengan standar yang ditentukan, Dompet Dhuafa juga melakukan Quality Control (QC). Seperti yang telah diketahui, Dompet Dhuafa menggandeng tidak kurang dari 77 mitra yang tersebar di 21 provinsi di Indonesia. Dengan QC, memastikan kualitas hewan kurban di tiap wilayah sesuai dengan standar, sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.
"Kita biasa mengutus tim QC untuk memastikan kualitas hewan ternak agar sesuai dengan standar yang telah ditentukan Dompet Dhuafa. Total Mitra kita ada 77 di seluruh nusantara, tersebar di 21 provinsi," terang Kamaluddin, Manajer Progam Ekonomi Dompet Dhuafa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam